
Rusia usir wartawan Jerman usai kantor media lokalnya ditutup otoritas Jerman

Foto yang diabadikan pada 10 Mei 2024 ini menunjukkan Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Media Rusia melaporkan bahwa otoritas Jerman menutup kantor Channel One di Berlin, serta meminta seorang koresponden dan seorang juru kamera dari lembaga penyiaran tersebut untuk meninggalkan Jerman pada awal Desember.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia telah memerintahkan para jurnalis media Jerman ARD untuk meninggalkan wilayahnya sebagai respons atas penutupan kantor lembaga penyiaran Rusia Channel One oleh otoritas Jerman. Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Rabu (27/11)."Menanggapi tindakan tidak bersahabat otoritas Jerman, yang diambil terhadap koresponden Rusia ... sebagai langkah balasan, koresponden Jerman harus menyerahkan sertifikat akreditasi mereka dan meninggalkan wilayah Federasi Rusia," kata Zakharova dalam sebuah konferensi pers.Dia menambahkan bahwa Rusia akan siap untuk mengeluarkan akreditasi bagi karyawan ARD yang baru setelah Jerman menciptakan kondisi (yang mendukung) untuk pekerjaan jurnalis Rusia dan melanjutkan aktivitas kantor Channel One.Sebelumnya pada hari itu, media Rusia melaporkan bahwa otoritas Jerman menutup kantor Channel One di Berlin, serta meminta seorang koresponden dan seorang juru kamera dari lembaga penyiaran tersebut untuk meninggalkan Jerman pada awal Desember.Lembaga penyiaran itu memberikan sebuah dokumen dari otoritas Jerman, yang dilaporkan menyatakan bahwa "aktivitas-aktivitas Channel One merupakan ancaman langsung yang signifikan terhadap ketertiban dan keamanan publik di Jerman dan Uni Eropa karena menimbulkan ancaman terhadap proses pembentukan opini publik dan pengambilan keputusan di negara-negara anggota."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel perluas operasi militer di Tepi Barat
Indonesia
•
04 Feb 2025

Jajak pendapat ungkap konflik Iran tidak populer di kalangan mayoritas warga AS
Indonesia
•
22 May 2026

Israel tolak permintaan mediator untuk izinkan militan Hamas keluar dari terowongan bawah tanah Gaza
Indonesia
•
05 Nov 2025

Moskow usir empat pegawai Kedubes Austria sebagai langkah balasan
Indonesia
•
17 Feb 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
