
UE kerahkan 36 tim penyelamat ke Turkiye untuk bantu tangani korban gempa

Bendera Uni Eropa (UE) terlihat di luar gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia, pada 6 Januari 2023. (Xinhua/Zheng Huansong)
Mekanisme Perlindungan Sipil UE pascagempa dahsyat, yang mengguncang wilayah bagian selatan Turkiye pada Senin (6/2), telah diaktifkan oleh negara ini, memungkinkannya untuk meminta bantuan dari negara-negara anggota UE jika diperlukan.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Hingga Rabu (8/2) pagi waktu setempat, 20 negara anggota Uni Eropa (UE) dan tiga negara yang berpartisipasi dalam Mekanisme Perlindungan Sipil UE telah menawarkan untuk mengirimkan total 36 tim penyelamat dan medis ke Turkiye yang diguncang gempa bumi, demikian disampaikan Janez Lenarcic, komisioner Eropa untuk manajemen krisis, di Brussel pada Rabu.Tim-tim tersebut terdiri dari sekitar 1.500 personel penyelamat dan tenaga kesehatan serta 100 ekor anjing pelacak, ujarnya.Tim perlindungan UE juga telah dikerahkan untuk membantu koordinasi, tambahnya.
Seorang penyintas dievakuasi dari reruntuhan sebuah bangunan yang hancur di Distrik Elbistan yang dilanda gempa di Kahramanmaras, Turkiye, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Shadati)
Orang-orang mencari korban selamat di antara reruntuhan sebuah bangunan yang hancur akibat gempa dahsyat di Kota Demsarkho, Provinsi Latakia, Suriah barat laut, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penakluk Konstantinopel 1453 wariskan model kepemimpinan transformasional
Indonesia
•
12 Nov 2023

Australia masukkan elemen kelinci di prangko, akta kelahiran, dan jalan ikonis
Indonesia
•
18 Jan 2023

Tim dokter sebut kondisi legenda sepak bola Pele tidak memburuk
Indonesia
•
04 Dec 2022

COVID-19 – India setujui vaksin nasal
Indonesia
•
06 Sep 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
