
Mesin pesawat sipil buatan China terima pesanan senilai 10 miliar yuan

Foto yang diabadikan dengan ponsel ini menunjukkan sebuah model mesin AES100 dalam Pameran Penerbangan dan Kedirgantaraan Internasional China ke-15 di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 12 November 2024. (Xinhua/Gu Tiancheng)
Mesin AES100 merupakan salah satu produk unggulan dari Aero Engine Corporation of China, dan memperoleh sertifikat tipe dari Administrasi Penerbangan Sipil China tiga bulan yang lalu, menandai tonggak sejarah dalam pengembangan mesin penerbangan sipil canggih yang independen di China.
Zhuhai, China (Xinhua/Indonesia Window) – Aero Engine Corporation of China pada Rabu (13/11) mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani kontrak pesanan pembelian dan kerja sama untuk lebih dari 1.500 produk mesin, dengan total nilai pesanan melebihi 10 miliar yuan.Ini menjadi pesanan terbesar dalam sejarah yang pernah diterima perusahaan tersebut, demikian menurut produsen mesin pesawat asal China itu dalam Pameran Penerbangan dan Kedirgantaraan Internasional China ke-15, yang juga dikenal sebagai Airshow China, yang sedang berlangsung di kota pelabuhan Zhuhai di Provinsi Guangdong."Kami menampilkan lebih dari 60 jenis produk dalam pameran udara ini, dengan hampir separuhnya ditampilkan untuk pertama kali di hadapan publik, mencetak sebuah rekor baru," ujar Yang Song, juru bicara Aero Engine Corporation of China.Mesin AES100 merupakan salah satu produk unggulan yang ditampilkan Aero Engine Corporation of China dalam pameran tersebut. Mesin tersebut baru saja memperoleh sertifikat tipe dari Administrasi Penerbangan Sipil China tiga bulan yang lalu, menandai tonggak sejarah dalam pengembangan mesin penerbangan sipil canggih yang independen di China.Aero Engine Corporation of China juga merilis sebuah laporan tentang pasar mesin pesawat sipil dalam ajang Airshow China tersebut. Laporan itu memprediksi bahwa pasar China dalam dua dasawarsa ke depan diperkirakan akan menerima 19.000 mesin pesawat, seperlima lebih dari pangsa pasar global, dengan total nilai melampaui 300 miliar dolar AS.Dalam 20 tahun ke depan, pengiriman mesin turbofan komersial global akan melampaui 87.000 mesin, atau senilai kurang lebih 1,5 triliun dolar AS. Selain itu, per 2043, armada turbofan komersial China akan berkembang menjadi lebih dari 21.000 mesin, ungkap laporan tersebut.*1 yuan = 2.184 rupiah**1 dolar AS = 15.782 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank China buka cabang baru di Jeddah, Arab Saudi
Indonesia
•
17 May 2023

Banyaknya diaspora Indonesia di Belanda buka peluang bisnis kuliner
Indonesia
•
03 Mar 2021

Feature – Demam kopi di "kota masa depan" China dorong semangat kewirausahaan
Indonesia
•
21 Feb 2024

Penjualan Tesla di California turun di tengah sengitnya persaingan
Indonesia
•
20 Jul 2024


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
