
Wahana antariksa China Chang'e-6 kumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan

Foto yang diabadikan pada 25 Juni 2024 ini menunjukkan lokasi pengambilan kapsul pembawa pulang (return capsule) wahana antariksa Chang'e-6 di wilayah Siziwang (Siziwang Banner), Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua/Bei He)
Misi pengambilan sampel Bulan terdahulu semuanya mengumpulkan sampel dari sisi dekat Bulan, sementara wahana Chang'e-6 telah berhasil mengumpulkan sampel dari sisi jauh Bulan untuk pertama kalinya, yang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pemahaman yang lebih komprehensif tentang Bulan.
Beijing, China (Xinhua) – Misi Chang'e-6 China mengumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan, demikian diumumkan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Jumat (28/6).Sampel-sampel tersebut diserahkan kepada tim peneliti China dalam sebuah upacara yang digelar di Beijing.Para peneliti akan melakukan penyimpanan dan pemrosesan sampel Bulan sesuai rencana dan memulai pekerjaan penelitian ilmiah.Kapsul pembawa pulang (return capsule) wahana antariksa Chang'e-6, yang membawa pulang sampel pertama di dunia yang dikumpulkan dari sisi jauh Bulan, mendarat di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 25 Juni.Hu Hao, kepala tim perancang misi Chang'e-6, mengungkapkan kesan awalnya terhadap sampel tanah Bulan pada konferensi pers yang digelar oleh CNSA pada Selasa (25/6)."Sampel tanah Bulan dari sisi dekat Bulan sangat halus dan gembur, sedangkan sampel dari sisi jauh Bulan tampak berbeda. Jadi, kami memiliki ekspektasi yang lebih tinggi untuk sampel-sampel Bulan yang baru dan berharap para ilmuwan akan membuat penemuan-penemuan baru," kata Hu.Misi pengambilan sampel Bulan terdahulu semuanya mengumpulkan sampel dari sisi dekat Bulan. Wahana Chang'e-6 telah berhasil mengumpulkan sampel dari sisi jauh Bulan untuk pertama kalinya, yang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pemahaman yang lebih komprehensif tentang Bulan, ujar Li Chunlai, wakil kepala tim perancang misi Chang'e-6.Wahana antariksa Chang'e-6 mendarat dan mengumpulkan sampel di Cekungan Kutub Selatan-Aitken (South Pole-Aitken/SPA). Cekungan SPA yang sangat besar itu terbentuk akibat tumbukan benda langit lebih dari 4,3 miliar tahun silam dan memiliki diameter 2.500 kilometer serta kedalaman sekitar 13 kilometer. Sejauh ini, cekungan tersebut diyakini sebagai kawah tumbukan terbesar yang ditemukan di tata surya bagian dalam.Wahana Chang'e-6 yang terdiri dari wahana pengorbit (orbiter), pendarat (lander), pendaki (ascender), dan pembawa pulang (returner) diluncurkan pada 3 Mei. Wahana pembawa pulang yang membawa sampel-sampel tersebut mendarat di Bumi pada Selasa (25/6).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saat manusia mulai ‘jatuh hati’ pada AI, China perketat aturan bot pendamping
Indonesia
•
16 Jul 2026

Sejumlah pakar China eksplorasi penggunaan terintegrasi ‘mikroskop super’
Indonesia
•
12 Aug 2024

Kapal penelitian China rampungkan misi penelitian laut dalam di perairan dekat Oseania
Indonesia
•
14 Mar 2023

Penangkapan berlebihan turunkan pertumbuhan ikan global
Indonesia
•
25 Apr 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
