
Pejabat CERN sebut kolaborasi ilmiah adalah kunci keberhasilan

Orang-orang mengunjungi pameran ilmu pengetahuan tentang kegiatan Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN) di Kuwait City, Kuwait, pada 11 November 2019. (Xinhua/Asad)
Misi penting CERN adalah melatih generasi fisikawan partikel, engineer, dan ilmuwan terapan berikutnya dalam kerangka kolaborasi internasional.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Penguatan kolaborasi ilmiah telah menjadi prinsip utama Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (The European Organization for Nuclear Research/CERN) sejak didirikan hampir 70 tahun yang lalu, ujar Emmanuel Tsesmelis.Tsesmelis, kepala hubungan CERN dengan negara-negara associate member dan nonanggota, menyampaikan hal itu dalam sebuah sesi wawancara dengan Xinhua baru-baru ini. Dia menyampaikan bahwa ambisi tersebut bahkan lebih penting lagi saat ini.Mengingat umat manusia memiliki kebutuhan yang sama untuk memahami alam semesta, maka hal itu hanya bisa dilakukan secara bersama-sama, imbuh Tsesmelis.
Orang-orang mengunjungi Globe of Science and Innovation di kantor pusat Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN, akronim dari bahasa Prancis) pada 9 Mei 2017. (Xinhua/Xu Jinquan)
Sejumlah peneliti menyesuaikan berkas elektron di ruang kontrol pusat Beijing Electron Positron Collider di Institut Fisika Energi Tinggi Akademi Ilmu Pengetahuan China pada 1 Juli 2019. (Xinhua/He Peiyuan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China kembangkan alat pengukur kadar oksigen di otak
Indonesia
•
27 Jan 2024

Keanekaragaman hayati di Danau Taihu China terus alami peningkatan
Indonesia
•
14 Dec 2023

COVID-19 - LIPI uji klinis imunomodulator herbal
Indonesia
•
18 Aug 2020

Studi China tentang biosintesis kitin beri petunjuk pengembangan pestisida hijau
Indonesia
•
23 Sep 2022


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
