
Mongolia larang anak di bawah usia 18 tahun kendarai skuter listrik, moped, dan sepeda listrik

Foto yang diabadikan pada 18 Agustus 2023 ini memperlihatkan pemandangan senja di Distrik Nalaikh di Ulan Bator, Mongolia. (Xinhua/Lan Hongguang)
Ulan Bator, Mongolia (Xinhua/Indonesia Window) – Amendemen terhadap Undang-Undang (UU) Keselamatan Lalu Lintas Jalan Mongolia yang melarang anak-anak di bawah usia 18 tahun mengendarai moped, skuter listrik, sepeda listrik, motor listrik off-road, dan kendaraan listrik ringan sejenis lainnya mulai berlaku pada Rabu (1/7).
Berdasarkan UU yang telah direvisi tersebut, jika seorang anak di bawah umur kedapatan mengendarai moped, termasuk skuter listrik, sepeda listrik, atau kendaraan lain dengan spesifikasi serupa, tanggung jawab hukum akan dibebankan kepada orang tua atau wali sah anak tersebut, serta perusahaan atau individu yang bertanggung jawab atas penyediaan atau penyewaan kendaraan tersebut.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan skuter listrik, sepeda listrik, dan sepeda motor listrik off-road telah meningkat empat hingga lima kali lipat selama dua tahun terakhir, mendorong pemberlakuan peraturan yang lebih ketat, menurut Kementerian Jalan dan Transportasi Mongolia.
Pada 2024, total 532 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan skuter listrik, moped, sepeda listrik, dan sepeda motor listrik off-road tercatat di seluruh negara itu, menimbulkan tiga korban jiwa, menurut kementerian tersebut.
Otoritas setempat menyatakan bahwa 95 persen dari kecelakaan itu terjadi ketika pengendara tidak mengenakan helm atau perlengkapan pelindung lainnya.
Menurut Pusat Traumatologi dan Ortopedi Nasional Mongolia, tercatat 754 korban luka-luka yang berkaitan dengan moped, skuter listrik, sepeda listrik, dan sepeda motor listrik off-road selama lima bulan pertama tahun ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Galeri Nasional Inggris peringati dua abad pendiriannya
Indonesia
•
13 May 2024

PBB: 1,5 juta warga Turkiye kehilangan tempat tinggal akibat gempa
Indonesia
•
22 Feb 2023

Panda raksasa Eimei jadi utusan persahabatan China-Jepang
Indonesia
•
18 Dec 2022

Media sebut kampus-kampus di AS bersiap hadapi kemungkinan kembalinya unjuk rasa antiperang
Indonesia
•
28 Aug 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
