
NASA luncurkan misi baru untuk survei seluruh air di Bumi

Roket Falcon 9 SpaceX yang mengangkut satelit Surface Water and Ocean Topography (SWOT) lepas landas dari Space Launch Complex 4E di Vandenberg Space Force Base di California, Amerika Serikat, pada 16 Desember 2022. (NASA)
Satelit survei air Bumi telah diluncurkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat, NASA, yang akan bertugas mengukur ketinggian air di sejumlah perairan air tawar dan lautan di lebih dari 90 persen permukaan Bumi.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (National Aeronautics and Space Administration/NASA) Amerika Serikat (AS) meluncurkan satelit ilmu Bumi terbaru pada Jumat (16/12) untuk melacak hampir semua air di permukaan Bumi.Satelit Surface Water and Ocean Topography (SWOT) diluncurkan dengan roket SpaceX pada Jumat pukul 03.46 Waktu Pasifik dari Space Launch Complex 4E di Vandenberg Space Force Base di Negara Bagian California, AS barat.Satelit survei air Bumi itu akan mengukur ketinggian air di sejumlah perairan air tawar dan lautan di lebih dari 90 persen permukaan planet biru, menurut NASA.Informasi ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana lautan memengaruhi perubahan iklim; bagaimana dunia yang memanas memengaruhi danau, sungai, dan bendungan; dan bagaimana masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana, seperti banjir, kata NASA.Setelah SWOT terpisah dari roket Falcon 9 SpaceX tahap kedua, pengendali darat berhasil memperoleh sinyal satelit. SWOT selanjutnya akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan kalibrasi sebelum mulai mengumpulkan data sains dalam waktu sekitar enam bulan, menurut NASA.Dikembangkan bersama oleh NASA dan badan antariksa Prancis Centre National D'Etudes Spatiales, dengan kontribusi dari Badan Antariksa Kanada dan Badan Antariksa Inggris, SWOT adalah misi satelit pertama yang akan mengamati hampir semua air di permukaan Bumi, menurut NASA.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China identifikasi target kunci untuk pengobatan adenomiosis yang dialami banyak wanita
Indonesia
•
23 Aug 2025

COVID-19 – Studi: Pandemik hasilkan delapan juta ton sampah plastik
Indonesia
•
10 Nov 2021

Ilmuwan Kenya temukan obat untuk kurangi risiko malaria di kalangan ibu hamil positif HIV
Indonesia
•
18 Jan 2024

Spesies tokek baru ditemukan di China selatan
Indonesia
•
19 May 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
