
Iran bersumpah akan beri respons "lebih keras" jika Israel "lakukan kesalahan lagi"

Warga Iran pada Jumat (19/4/2024) menggelar sejumlah aksi unjuk rasa nasional untuk menyatakan dukungan atas serangan balasan negara itu terhadap sejumlah target di Israel. (Xinhua)
Operasi militer balasan berskala besar yang dilancarkan Iran terhadap Israel baru-baru ini, dilakukan sebagai tanggapan atas serangan mematikan Israel pada 1 April 2024 terhadap konsulat Iran di Suriah.
Teheran, Iran (Xinhua) – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Senin (22/4) memperingatkan bahwa negaranya akan memberikan respons yang "lebih keras dan tegas" jika Israel melakukan kesalahan lagi.Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kanaani dalam konferensi pers pekanan di Teheran, ibu kota Iran, saat mengomentari operasi militer balasan berskala besar yang dilancarkan Iran terhadap Israel baru-baru ini, yang dilakukan sebagai tanggapan atas serangan mematikan Israel pada 1 April terhadap konsulat Iran di Suriah.Dikatakan oleh Kanaani bahwa serangan Israel terhadap gedung diplomatik Iran merupakan pelanggaran agresif terhadap hukum dan peraturan internasional.Dia menekankan bahwa Teheran menganggap operasi balasannya telah selesai dan tujuannya tercapai, namun "jika Israel melakukan kesalahan lagi, tanggapan Iran akan lebih keras dan tegas."Menanggapi ledakan yang terdengar pada Jumat (19/4) pagi waktu setempat di dekat Kota Isfahan, Iran, yang tampaknya merupakan serangan Israel, Kanaani mengecam serangan tersebut sebagai tindakan yang "mengganggu dan membahayakan," serta menambahkan bahwa belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.Lebih lanjut dia menyebut bahwa pertahanan udara Iran telah melaksanakan tugasnya dan menggagalkan serangan yang dilancarkan oleh "objek terbang kecil dan kendaraan udara mikro," serta menekankan bahwa para pelaku tidak mencapai apa pun.Mengomentari kemungkinan aksi balasan Iran dalam menanggapi insiden tersebut, Kanaani mengatakan langkah yang diperlukan telah diambil dan insiden itu tidak menjamin tindak lanjut apa pun.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AS makin terjepit dalam perang dengan Iran, Trump ancam NATO jika tak bantu di Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026

China umumkan pembatasan visa bagi personel AS atas intervensi urusan Hong Kong
Indonesia
•
11 Dec 2024

Hamas berikan respons ‘positif’ terhadap proposal gencatan senjata Gaza yang didukung AS
Indonesia
•
01 Jun 2025

Menlu Rusia: Konflik Ukraina akan berakhir dengan kesepakatan yang sesuai dengan Rusia
Indonesia
•
26 Feb 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
