
Panjang Gua C7 dalam sistem gua vulkanik Krong No Vietnam bertambah jadi 1.240 meter

Ilustrasi. (Joshua Sortino on Unsplash)
Panjang Gua C7 yang merupakan bagian dari sistem gua vulkanik Krong No di Vietnam, yakni gua terpanjang dari jenisnya di Asia Tenggara, bertambah menjadi 1.240 meter, setelah penemuan lorong baru sepanjang 175 meter.
Jakarta (Indonesia Window) – Beberapa lorong baru telah ditemukan di Gua C7, yang merupakan bagian dari sistem gua vulkanik Krong No di Vietnam, yakni gua terpanjang dari jenisnya di Asia Tenggara. Lorong masuk baru ini memperpanjang panjang C7 menjadi lebih dari 1.240 meter.Lorong masuk baru tersebut ditemukan baru-baru ini oleh para ahli internasional setelah mereka mengeksplorasi beberapa gua di sistem tersebut, yang terletak di Provinsi Dak Nong di Dataran Tinggi Tengah Vietnam. Eksplorasi itu adalah bagian dari simposium internasional ke-20 tentang vulkanospeleologi di Vietnam yang digelar dari tanggal 22 hingga 26 November lalu.Selama survei tersebut, mereka menemukan beberapa lorong baru dengan total panjang sekitar 175 meter, yang memperpanjang panjang Gua C7 hingga lebih dari 1.240 meter, menurut dewan pengelolaan Geopark Global Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO), Dak Nong.Para ahli akan kembali dalam beberapa hari mendatang untuk mengukur dan membuat peta 3D gua ini.Sistem gua vulkanik Krong No, dengan panjang sekitar 10 kilometer, adalah yang terbesar, terpanjang, dan terunik dari jenisnya di Asia Tenggara. Morfologi geologi ini ditemukan dan dipublikasikan pada tahun 2014.Para ilmuwan juga menemukan sisa-sisa manusia prasejarah yang berusia 6.000 - 7.000 tahun yang lalu di sana. Jejak ini diumumkan pada September 2018.Sebelumnya, jejak serupa hanya tercatat dalam sistem gua vulkanik di Korea Selatan.Sumber: Vietnam News Agency (VNA)Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Layanan pengamatan meteorologi China mulai gunakan satelit cuaca komersial kecil pertamanya
Indonesia
•
04 Jan 2025

Usia fosil manusia paling awal dari Etiopia diperkirakan 233.000 tahun
Indonesia
•
13 Jan 2022

Feature – Kreator konten TikTok di AS banjiri ucapan perpisahan emosional jelang penutupan
Indonesia
•
21 Jan 2025

LIPI temukan dua spesies baru anggrek dari Papua dan Sulawesi
Indonesia
•
04 Nov 2019


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
