
Studi baru temukan iklim yang lebih hangat sebabkan ombak lebih besar di California

Kapal pesiar Grand Princess terlihat di laut dekat San Francisco, Amerika Serikat, pada 8 Maret 2020. (Xinhua/Li Jianguo)
Pantai di California, Amerika Serikat, memiliki ketinggian ombak yang lebih besar karena suhu yang kian memanas.
Sacramento, AS (Xinhua) – Suhu yang kian memanas menyebabkan ketinggian ombak yang lebih besar di sepanjang pantai Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), membuat pantai yang sudah rentan terhadap perubahan iklim negara bagian itu berada dalam risiko yang lebih tinggi, menurut sebuah studi baru.Studi tersebut, yang dipublikasikan pada Selasa (1/8) di Journal of Geophysical Research: Oceans, menemukan bahwa rata-rata ombak musim dingin meningkat sebanyak satu kaki (sekitar 0,3 meter) sejak tahun 1970, dan ombak setinggi setidaknya 13 kaki (sekitar 4 meter) tercatat dua kali lebih sering terjadi pada 1996 hingga 2016 dibandingkan pada 1949 hingga 1969.Tim peneliti berupaya mencari tahu seberapa besar perubahan ketinggian ombak di lepas pantai California saat bulan-bulan musim dingin dengan menganalisis catatan seismik selama 90 tahun terakhir.Ketika ombak menghantam pantai, ombak tersebut mengirim kembali energi ke laut. Ketika energi itu menghantam ombak yang datang, ombak mendorong energi ke bawah, menciptakan sinyal seismik yang dapat dideteksi, menurut studi tersebut.Menginterpretasikan data seismik merupakan metode penting untuk memahami dampak ketinggian ombak di pantai California, kata Peter Bromirski, penulis studi tersebut sekaligus peneliti emeritus di Scripps Institution of Oceanography.Ombak yang lebih tinggi dengan permukaan air laut yang lebih tinggi pula memungkinkan lebih banyak energi ombak mencapai tebing laut yang rapuh dan meningkatkan banjir pesisir serta kerusakan infrastruktur pesisir, menurut Bromirski.Isu-isu tersebut menjadi perhatian khusus di lepas pantai California, di mana tebing-tebing laut mulai hancur, menyebabkan robohnya sejumlah rumah dalam beberapa tahun terakhir.Pada musim dingin sebelumnya, badai dahsyat dan ombak besar di California merusak dermaga dan membanjiri beberapa bagian California Highway 1 yang indah, yang merupakan salah satu objek wisata paling populer di negara bagian itu.Studi tersebut juga menambahkan bukti pada temuan penelitian lain bahwa ombak laut menjadi semakin ganas akibat badai yang lebih ekstrem dan menimbulkan kerusakan di sepanjang pantai.Karena naiknya permukaan air laut, studi itu memperingatkan bahwa bahkan gelombang moderat di akhir abad ke-21 dapat menyebabkan kerusakan yang sebanding dengan kejadian cuaca ekstrem di masa lalu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi RNA baru beri harapan bagi pasien distrofi otot Duchenne
Indonesia
•
11 Jun 2026

Misi Shenzhou-18 bawa pulang sampel untuk penelitian kelayakhunian ekstraterestrial
Indonesia
•
05 Nov 2024

COVID-19 – WHO: Kelompok penasihat mungkin kesempatan terakhir temukan asal virus
Indonesia
•
14 Oct 2021

Misi berawak AS capai jarak terjauh dari Bumi setelah lebih dari 50 dekade
Indonesia
•
12 Sep 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
