
Elon Musk buat ‘inovasi’, dirikan Partai Politik Baru di AS

Foto yang diabadikan pada 9 Oktober 2023 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Partai Amerika akan fokus secara tajam pada dua atau tiga kursi Senat dan delapan hingga 10 distrik DPR, sebuah strategi yang diyakini dapat mengubah kendali di Kongres yang terbagi tipis.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Miliarder teknologi Elon Musk pada Sabtu (5/7) mengumumkan bahwa "Partai Amerika dibentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda", menyusul sebuah jajak pendapat daring yang dia luncurkan awal pekan ini yang menunjukkan dukungan kuat terhadap kekuatan politik baru."Hari Kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk bertanya apakah Anda menginginkan kemerdekaan dari sistem dua partai (beberapa orang menyebutnya sistem satu partai)," tulis Musk dalam unggahan pada Jumat (4/7) saat mengumumkan jajak pendapat tersebut. Lebih dari 65 persen dari 1,2 juta responden mendukung gagasan itu.Menanggapi hasil tersebut pada Sabtu, Musk menulis, "Dengan faktor dua banding satu, Anda menginginkan partai politik baru dan Anda akan mendapatkannya! Ketika menyangkut soal membangkrutkan negara dengan pemborosan dan korupsi, kita hidup dalam sistem satu partai, bukan demokrasi."Musk mengatakan Partai Amerika akan fokus secara tajam pada dua atau tiga kursi Senat dan delapan hingga 10 distrik DPR, sebuah strategi yang dia yakini dapat mengubah kendali di Kongres yang terbagi tipis.Namun, para pakar hukum pemilu menyebut bahwa ada hambatan kuat bagi partai baru untuk masuk. Di California, penyelenggara harus mendaftarkan sekitar 75.000 anggota atau mengumpulkan 1,1 juta tanda tangan agar bisa tampil di surat suara.Para ahli strategi politik menyebutkan bahwa pengumuman Musk mungkin lebih ditujukan untuk memberi tekanan pada para pembuat undang-undang daripada membentuk partai ketiga yang bertahan lama. Langkah ini dilakukan setelah pengesahan One Big Beautiful Bill oleh Presiden Donald Trump, yang memangkas insentif kendaraan listrik dan meningkatkan belanja federal, kebijakan yang ditentang oleh Musk, karena perusahaannya, Tesla, mendapatkan manfaat dari subsidi kendaraan listrik.Musk mengancam akan menggulingkan anggota legislatif yang mendukung undang-undang tersebut. Trump, sebagai balasan, telah menyiratkan akan meninjau ulang apa yang disebutnya sebagai "miliaran dolar subsidi" yang terkait dengan bisnis-bisnis Musk.Para analis mengatakan langkah Musk tampaknya lebih merupakan taktik tawar-menawar tingkat tinggi daripada awal dari perombakan besar dalam sistem perpolitikan Amerika Serikat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan APEC: Koordinasi multilateral kunci untuk atasi berbagai tantangan
Indonesia
•
14 Nov 2023

Partai politik non-CPC puji respons COVID-19 China
Indonesia
•
06 Mar 2023

Sekjen PBB sambut baik kesepakatan gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
16 Jan 2025

Putin tandatangani dekrit untuk tingkatkan angkatan bersenjata Rusia
Indonesia
•
25 Aug 2022


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
