
PM Israel sebut akan terus bertempur "hingga menang" meski ada upaya menuju gencatan senjata

Asap membubung pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 15 Desember 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pasukan Pertahanan Israel melaporkan bahwa sekitar 300 lokasi di Gaza diserang dalam sehari terakhir, sementara pasukan Israel telah "mengamankan kendali atas 'Markas Elit' Hamas di pusat Gaza City, termasuk area Alun-Alun Palestina, tempat kepemimpinan administratif dan militernya beroperasi."
Yerusalem (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (20/12) bersumpah bahwa Israel "akan bertempur sampai Hamas musnah," meski ada upaya baru menuju kesepakatan pertukaran baru antara kedua pihak yang berkonflik.Berbicara tanpa mau disebutkan namanya, seorang pejabat Israel mengonfirmasi kepada Xinhua bahwa perundingan yang dimediasi oleh Qatar melalui koordinasi dengan Amerika Serikat telah dilanjutkan. Pejabat itu mengatakan bahwa "belum ada usulan konkret yang diajukan," seraya menekankan bahwa Israel menganggap pembebasan 128 sandera yang tersisa di Gaza sebagai "prioritas utama."Ismail Haniyeh, ketua biro politik Hamas, melakukan perjalanan dari Doha di Qatar ke Kairo di Mesir untuk melakukan pembicaraan yang berfokus pada berbagai perkembangan di Jalur Gaza dan upaya-upaya pencapaian kembali gencatan senjata di daerah kantong tersebut dan pertukaran sandera.Sebelum keberangkatannya, Haniyeh mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian. Dalam pertemuan tersebut, pemimpin Hamas itu menyuarakan kesiapan gerakannya untuk melaksanakan gencatan senjata abadi di Gaza, namun menjelaskan bahwa Hamas tidak akan bernegosiasi saat sedang diserang oleh Israel.Dalam sebuah taklimat pers di Gedung Putih, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan diskusi yang "sangat serius" sedang dilakukan demi jeda kemanusiaan baru di Gaza dan pembebasan sandera yang ditahan di Gaza untuk dipertukarkan dengan lebih banyak tahanan Palestina yang ditahan Israel. "Kami berharap negosiasi itu membuahkan hasil," tambahnya.Terlepas dari perkembangan terkini, Netanyahu bersumpah bahwa Israel "akan terus berperang sampai akhir. Perang ini akan terus berlanjut hingga Hamas musnah, hingga kemenangan diraih."Berbicara dalam sebuah pernyataan video, dia memperingatkan bahwa para pemimpin dan pejuang Hamas "hanya memiliki dua kemungkinan, menyerah atau mati."
Orang-orang melakukan upaya penyelamatan di tengah puing-puing bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan pada 14 Desember 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Para pengungsi Palestina menyiapkan makanan di sebuah tempat penampungan sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 18 Desember 2023. Lembaga-lembaga bantuan dan para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meningkatkan kewaspadaan tentang "krisis kemanusiaan" di Gaza, yang mencakup kelaparan massal dan penyakit, di saat sebagian besar dari 2,3 juta orang yang tinggal di kawasan tersebut menjadi pengungsi dalam konflik yang telah berlangsung selama dua bulan itu. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran: Serangan rudal ke Israel merupakan bentuk pembelaan diri
Indonesia
•
03 Oct 2024

Makin panas dengan AS, militer Iran integrasikan 1.000 ‘drone’ tempur
Indonesia
•
30 Jan 2026

Menlu Rusia sebut AS gagal menekan tatanan dunia multipolar
Indonesia
•
27 Dec 2022

Tingkat persetujuan warga AS terhadap Biden dekati titik terendah
Indonesia
•
31 Mar 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
