
Kementerian Pertahanan Rusia sebut pasukannya rebut kembali 3 permukiman di wilayah Kursk

Foto yang diabadikan pada 7 Februari 2024 ini menunjukkan pemandangan Kremlin saat musim dingin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Pasukan Rusia berhasil menguasai kembali tiga permukiman di wilayah Kursk, mencakup Malaya Loknya, Cherkasskoye Porechnoye, dan Kositsa.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan Rusia berhasil menguasai kembali tiga permukiman di wilayah Kursk, ungkap Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (9/3)."Sebagai hasil dari rangkaian operasi krusial, unit-unit Kelompok Pasukan Sever (Utara) membebaskan Malaya Loknya, Cherkasskoye Porechnoye, dan Kositsa di wilayah Kursk," ungkap kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan. Tentara Rusia melanjutkan operasinya untuk mengalahkan angkatan bersenjata Ukraina di wilayah Kursk, imbuhnya.Ketiga permukiman tersebut semuanya berada di utara Sudzha yang dikuasai Ukraina, kota penting yang mengamankan pasokan untuk operasi mereka di Kursk.
Seorang pria membersihkan puing-puing di sekitar bangunan yang rusak akibat serangan pasukan Ukraina di Lgov, wilayah Kursk, Rusia, pada 16 Januari 2025. (Xinhua/Vladimir)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi tegaskan dukung kemerdekaan Palestina
Indonesia
•
17 Sep 2020

Presiden Putin harapkan Forum Rusia-Dunia Islam kuatkan saling percaya
Indonesia
•
29 Nov 2019

AS jatuhkan sanksi pada para pemimpin Houthi terkait serangan terhadap pelayaran komersial
Indonesia
•
26 Jan 2024

10 orang termasuk pelaku tewas dalam insiden penembakan sekolah di Kanada
Indonesia
•
13 Feb 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
