Paul Biya kembali terpilih sebagai presiden Kamerun di usia 92 tahun

Paul Biya

Paul Biya, Presiden Kamerun sekaligus kandidat dari Gerakan Demokrasi Rakyat Kamerun (Cameroon People's Democratic Movement), memberikan suaranya di sebuah tempat pemungutan suara di Yaounde, ibu kota Kamerun, pada 12 Oktober 2025. (Xinhua/Kepseu)

Paul Biya, di usia 92 tahun, kembali terpilih sebagai presiden Kamerun untuk masa jabatan kedelapan, dengan meraih 53,66 persen suara.

Yaounde, Kamerun (Xinhua/Indonesia Window) – Paul Biya (92) kembali terpilih sebagai presiden Kamerun untuk masa jabatan kedelapan, dengan meraih 53,66 persen suara, seperti diumumkan Dewan Konstitusi Kamerun pada Senin (27/10).

Kandidat dari Front Keselamatan Nasional Kamerun (Cameroon National Salvation Front), Issa Tchiroma Bakary, berada di urutan kedua dengan 35,19 persen suara. Lebih dari 4,6 juta warga Kamerun memberikan suara mereka dari delapan juta lebih pemilih yang terdaftar, menjadikan tingkat partisipasi pemilih mencapai 57,76 persen, dibandingkan dengan 53,85 persen pada 2018 dan 65,82 persen pada 2011.

Saat mengumumkan hasil akhir tersebut, Presiden Dewan Konstitusi Clement Atangana mengatakan bahwa pemilihan umum berlangsung bebas dan adil.

Biya, yang telah berkuasa sejak 1982, memimpin Gerakan Demokrasi Rakyat Kamerun (Cameroon People's Democratic Movement). Dia kini akan kembali memerintah negara itu untuk masa jabatan tujuh tahun ke depan.

Keamanan diperketat di ibu kota Kamerun, Yaounde, dan ibu kota komersial Douala, di mana empat pengunjuk rasa ditembak mati oleh pasukan keamanan pada Ahad (26/10) ketika para pendukung oposisi turun ke jalan untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai "kecurangan pemilu," lapor media setempat.

Menurut Konstitusi, presiden yang baru terpilih harus dilantik dalam waktu 15 hari setelah pengumuman resmi hasil pemilu. Upacara pengambilan sumpah akan berlangsung di hadapan rakyat Kamerun, di hadapan anggota Parlemen, Dewan Konstitusi, dan Mahkamah Agung.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait