
Pele ‘baik-baik saja’ dan berterima kasih atas dukungannya
Mantan pesepak bola Brasil Edson Arantes do Nascimento "Pele" berpartisipasi dalam sebuah sesi Forum Ekonomi Dunia untuk Amerika Latin, di Sao Paulo, Brasil, pada 14 Maret 2018. (Xinhua/Rahel Patrasso)
Tiga kali Pele menjalani beberapa sesi kemoterapi di Sao Paulo semenjak sebuah tumor diangkat dari usus besarnya pada September 2021.
Jakarta (Indonesia Window) – Legenda sepak bola Brasil Pele meyakinkan para penggemar bahwa dirinya berada dalam keadaan yang sehat dan masih terus melanjutkan perjuangannya melawan kanker.Pria berusia 81 tahun itu mengunggah sebuah foto di media sosial yang menunjukkan dirinya tersenyum bersama sang istri Marcia Aoki di kediaman mereka di Guaruja, di luar Sao Paulo."Saya mengirimkan foto ini kepada kalian, hanya untuk mengucapkan terima kasih," ungkapnya dalam pesan yang menyertai foto tersebut. "Saya sangat bersyukur memiliki istri yang selalu menemani saya, untuk semua canda tawa, untuk kedamaian rumah saya, dan untuk semua pesan cinta dari kalian. Saya baik-baik saja dan sedang menjaga kesehatan saya."Tiga kali kampiun Piala Dunia itu menjalani beberapa sesi kemoterapi di Sao Paulo semenjak sebuah tumor diangkat dari usus besarnya pada September 2021.Pada Februari tahun ini, dia menghabiskan lebih dari dua pekan di rumah sakit akibat infeksi saluran kemih.Secara luas dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa, Pele mencetak rekor dunia 1.281 gol dalam 1.363 pertandingan karier profesionalnya selama 21 tahun.Dia bermain 91 kali untuk tim nasional Brasil, dan mencetak 77 gol internasional.Gol ke-1.000Pele, dengan nama lengkap Edson Arantes do Nascimento, lahir pada 23 Oktober 1940 di Três Corações, Brasil.Debut internasionalnya dimulai pada tahun 1957 di usia 16 tahun, dan tahun berikutnya Pele sudah berlaga di pertandingan pertamanya di putaran final Piala Dunia di Swedia.Berjuluk ‘Pérola Negra’ atau ‘Mutiara Hitam’, selama kariernya sebagai pemain sepak bola dalam tim nasional Brasil, Pele memenangkan tiga kejuaraan Piala Dunia (1958, 1962, dan 1970).Setelah Piala Dunia 1958, Pele dinyatakan sebagai harta nasional oleh pemerintah Brasil untuk menolak tawaran besar dari klub-klub Eropa dan memastikan bahwa dia akan tetap di Tanah Airnya.Pada 19 November 1969, dalam pertandingan kelas satu ke-909, dia mencetak gol ke-1.000.Sumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Upaya penghijauan China cakup penanaman 3,998 juta hektare hutan
Indonesia
•
14 Mar 2024

Sektor perawatan kesehatan Jerman kekurangan tenaga kerja terampil
Indonesia
•
18 Nov 2024

Beijing akan berikan vaksin HPV gratis kepada anak perempuan kelas tujuh
Indonesia
•
14 Mar 2025

26 anak meninggal akibat malnutrisi di Badakhshan, Afghanistan
Indonesia
•
30 Aug 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
