
CDC AS: Lebih dari 109.000 kematian akibat overdosis obat dilaporkan di AS pada 2022

Sejumlah tunawisma terlihat di San Francisco, California, Amerika Serikat, pada 23 Desember 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Jumlah kematian akibat overdosis obat di Amerika Serikat (AS) melampaui 109.000 pada 2022, dan hampir 70 persen dari angka kematian ini melibatkan berbagai jenis opioid sintetis selain metadon dan terutama fentanil serta fentanil analog yang diproduksi secara ilegal.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Jumlah kematian akibat overdosis obat di Amerika Serikat (AS) melampaui 109.000 pada 2022, dan hampir 70 persen dari angka kematian ini melibatkan berbagai jenis opioid sintetis selain metadon dan terutama fentanil serta fentanil analog yang diproduksi secara ilegal, demikian menurut data yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS pada Kamis (15/2).Dari Januari-Juni 2020 hingga Juli-Desember 2022, persentase kematian akibat overdosis di AS dengan metode mengisap naik 73,7 persen, menurut CDC AS. Kenaikan serupa juga terjadi di semua wilayah AS.Memperkuat dan memperluas layanan kesehatan masyarakat dan pengurangan dampak buruk untuk mengatasi risiko overdosis dengan cara mengisap dan cara non-injeksi lainnya dapat mengurangi jumlah kematian, kata CDC.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Alam dan manusia buat AS duduki posisi teratas dalam bencana cuaca ekstrem global
Indonesia
•
07 Apr 2023

Angkatan Laut Israel ambil alih kapal terakhir konvoi bantuan Gaza
Indonesia
•
05 Oct 2025

China berjuang hadapi hujan lebat dan tanggul jebol
Indonesia
•
30 Jul 2024

Fokus Berita – Pondok tahfizh Miftahul Jannah Akbar luluskan 22 penghafal Al Qur’an
Indonesia
•
15 Jul 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
