
China dorong pembangunan hemat energi dan rendah karbon pada 2022

Foto yang diabadikan pada 30 Desember 2022 ini menunjukkan proyek pembangkit listrik tenaga bayu darat utama di Provinsi Liaoning, China timur laut. (Xinhua)
Pembangunan ramah lingkungan sukses diterapkan oleh China dengan memangkas konsumsi energi dan emisi karbon dioksida (CO2) pada 2022.
Beijing, China (Xinhua) – China sukses memangkas konsumsi energi dan emisi karbon dioksida (CO2) pada 2022 di tengah upayanya untuk mempromosikan pembangunan ramah lingkungan dan berkualitas tinggi, demikian menurut komunike statistik resmi yang dirilis pada Selasa (28/2).Tahun lalu, konsumsi energi China per 10.000 yuan dari Produk Domestik Bruto (PDB) turun 0,1 persen dari level pada 2021, sementara emisi CO2 per 10.000 yuan dari PDB turun 0,8 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut komunike yang dirilis di situs web Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China.China mempercepat transformasi pembangunan ramah lingkungan sembari menstabilkan ekonomi pada 2022, dengan kondisi ekologi negara itu terus meningkat dan pembentukan produksi serta gaya hidup ramah lingkungan dan rendah karbon dipercepat, kata Wakil Kepala NBS Sheng Laiyun.China terus mendorong transformasi konsumsi energi rendah karbon, mencatatkan pertumbuhan pesat dalam produksi energi bersih, dan ekspansi berkelanjutan dalam konsumsi energi nonfosil, ujar Sheng.Tahun lalu, pembangkitan listrik energi bersih, seperti tenaga air, bayu, surya, dan nuklir, meningkat 8,5 persen (yoy), sementara konsumsi energi nonfosil naik 0,8 poin persentase menjadi 17,5 persen dari total konsumsi listrik negara tersebut.*1 yuan = 2.193 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Beijing terbitkan kartu prabayar untuk pengunjung internasional
Indonesia
•
01 Aug 2024

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Minyak beragam di sesi Asia, investor bidik pembicaraan nuklir AS-Iran
Indonesia
•
10 Feb 2022

Globe and Mail: Dolar AS berisiko kehilangan dominasi, investor harus diversifikasi ke luar negeri
Indonesia
•
14 May 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
