
China umumkan mitra baru untuk Stasiun Penelitian Bulan Internasional

Citra yang dirilis oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada 4 Desember 2020 ini menunjukkan bendera nasional China dikibarkan dari wahana antariksa Chang'e-5 di Bulan. (Xinhua/CNSA)
Pembangunan Stasiun Penelitian Bulan Internasional akan dilakukan dalam tiga tahap, dengan model dasar stasiun diperkirakan akan selesai sekitar tahun 2030, dan fasilitas ini akan beroperasi secara otonomos untuk jangka waktu yang lama, dengan partisipasi manusia dalam jangka pendek.
Wuhan, China (Xinhua) – Lebih banyak mitra, termasuk satu negara dan dua organisasi internasional, akan berpartisipasi dalam pembangunan dan pengoperasian Stasiun Penelitian Bulan Internasional (International Lunar Research Station/ILRS), demikian diumumkan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Rabu (24/4).Kemajuan terkini program ILRS, yang diprakarsai China, diumumkan dalam upacara peluncuran Hari Antariksa China di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah.Mitra baru ILRS meliputi Nikaragua, Organisasi Kerja Sama Antariksa Asia-Pasifik, dan Uni Arab untuk Ilmu Astronomi dan Antariksa. China akan berkolaborasi dengan ketiga pihak ini dalam berbagai isu terkait ILRS, termasuk demonstrasi, implementasi teknik, pengoperasian, dan penerapannya, menurut CNSA.Para pejabat di CNSA telah menandatangani perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama ILRS dengan pejabat terkait dari ketiga pihak.Pembangunan Stasiun Penelitian Bulan Internasional ini akan dilakukan dalam tiga tahap, dengan model dasar stasiun diperkirakan akan selesai sekitar tahun 2030.Menurut CNSA, stasiun penelitian tersebut akan beroperasi secara otonomos untuk jangka waktu yang lama, dengan partisipasi manusia dalam jangka pendek.Sejak 2016, China memilih tanggal 24 April sebagai Hari Antariksa China untuk menandai peluncuran satelit pertamanya ‘Dongfanghong-1’ ke luar angkasa pada 24 April 1970.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan: Bumi berputar lebih cepat dari sebelumnya, tak perlu khawatir
Indonesia
•
10 Aug 2022

Teknologi baru China kendalikan bau di fasilitas penampungan sampah
Indonesia
•
28 Feb 2023

Vietnam berhasil produksi vaksin lawan demam babi Afrika
Indonesia
•
02 Jun 2022

Studi di Australia temukan ‘sakelar pengaman' kanker yang blokir serangan imun
Indonesia
•
22 Dec 2025


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
