Akademisi Turkiye sebut ekonomi China berada di jalur yang tepat

Para wisatawan mengunjungi Kawasan Xiangdong di wilayah Xinhua, Provinsi Hunan, China tengah, pada 2 Oktober 2023. (Xinhua/Wu Yonghua)
Pembangunan yang ramah lingkungan dan berkualitas tinggi akan sangat penting bagi perekonomian China, mengingat meningkatnya kekhawatiran mengenai perubahan iklim dan isu lingkungan hidup.
Istanbul, Turkiye (Xinhua) – Perekonomian China tumbuh dengan stabil dan tetap berada pada jalur yang tepat, demikian disampaikan oleh seorang akademisi Turkiye.Menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China, Produk Domestik Bruto (PDB) China meningkat 4,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga (Q3) dan tumbuh 5,2 persen (yoy) pada tiga kuartal pertama 2023.Pandemik berdampak negatif terhadap banyak perekonomian maju, namun tidak seperti banyak perekonomian lainnya, China berhasil menghindari momok inflasi tinggi, kata Selcuk Colakoglu, Direktur Pusat Studi Asia-Pasifik Turkiye (Turkish Center for Asia-Pacific Studies) yang berbasis di Ankara, dalam sesi wawancara baru-baru ini dengan Xinhua.Akademisi itu mengatakan bahwa pemerintah China "sejak awal" berhasil mengendalikan inflasi, dan memuji upaya-upaya China dalam mendorong pertumbuhan ekonomi."Data-data terbaru menunjukkan bahwa perekonomian China stabil ... Dan tingkat pertumbuhan ekonomi China lebih tinggi dari rata-rata global, sebuah hasil positif lainnya bagi perekonomian China," imbuhnya.
Foto yang diabadikan pada 1 Maret 2023 ini menunjukkan basis produksi pintar milik Great Wall Motors (GWM) di Distrik Yongchuan, Chongqing, China barat daya. (Xinhua/Huang Wei)
Foto dari udara yang diabadikan pada 9 Oktober 2023 ini menunjukkan lokasi pembangunan jembatan besar Liuzhi di Jalan Tol Nayong-Qinglong di Provinsi Guizhou, China barat daya. Merentang sepanjang 162,2 kilometer, jalan tol ini akan memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan 100 kilometer per jam usai pembangunannya rampung. (Xinhua/Tao Liang)
Foto dari udara yang diabadikan pada 9 Oktober 2023 ini menunjukkan lokasi pembangunan jembatan besar Liuzhi di Jalan Tol Nayong-Qinglong di Provinsi Guizhou, China barat daya. Merentang sepanjang 162,2 kilometer, jalan tol ini akan memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan 100 kilometer per jam usai pembangunannya rampung. (Xinhua/Tao Liang)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pendapatan negara pada September 2021 tumbuh 16,8 persen
Indonesia
•
25 Oct 2021

Pabrik Tesla di Shanghai capai produksi 2 juta unit mobil
Indonesia
•
07 Sep 2023

Tingkat pengangguran di AS naik pada April 2024 seiring lambatnya pertumbuhan lapangan kerja
Indonesia
•
05 May 2024

Lebih dari 571.000 ekspatriat keluar dari pasar kerja Saudi dalam setahun
Indonesia
•
24 Sep 2021
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
