
Badan Eropa rekomendasikan pembaruan vaksin COVID-19

Seorang staf (kiri) memandu warga untuk menjalani vaksinasi COVID-19 di luar sebuah pusat vaksinasi di Frankfurt, Jerman, pada 25 November 2021. (Xinhua/Lu Yang)
Pembaruan vaksin COVID-19 bertujuan untuk menargetkan galur Omicron XBB, subkelompok dari Omicron, yang menjadi galur dominan di Eropa dan sejumlah bagian lain dunia.
Stockholm, Swedia (Xinhua) – Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (European Centre for Disease Prevention and Control/ECDC) dan Badan Pengawas Obat-obatan Eropa (European Medicines Agency/EMA) pada Rabu (7/6) merekomendasikan pembaruan komposisi antigen vaksin COVID-19 untuk menargetkan galur Omicron XBB yang saat ini dominan pada musim gugur 2023.Dalam sebuah pernyataan bersama, kedua lembaga tersebut mengatakan bahwa meskipun vaksin yang saat ini disahkan terus efektif dalam mencegah rawat inap, penyakit parah, dan kematian, perlindungan terhadap virus menurun seiring waktu ketika varian SARS-CoV-2 baru muncul.
Sejumlah orang menikmati sinar matahari di Kaivopuisto, Helsinki, Finlandia, pada 16 Maret 2022. (Xinhua/Matti Matikainen)
Seorang wanita lansia menerima suntikan dosis vaksin booster COVID-19 kedua di sebuah panti wreda di Marsa, Malta, pada 13 April 2022. (Xinhua/Jonathan Borg)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB: Kebutuhan kemanusiaan di Gaza masih sangat besar
Indonesia
•
19 Feb 2025

Rwanda sepakat terima hingga 250 migran dalam kesepakatan baru dengan AS
Indonesia
•
07 Aug 2025

Pasangan panda raksasa asal China bertolak menuju Spanyol
Indonesia
•
01 May 2024

Italia catat fenomena cuaca ekstrem dengan jumlah tertinggi pada 2023
Indonesia
•
30 Dec 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
