
Akademisi sebut Jepang harus hindari tindakan yang sebabkan laut tercemar nuklir

Foto yang diabadikan pada 6 Maret 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi di Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Pembuangan air limbah radioaktif dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke Samudra Pasifik “akan memengaruhi wilayah-wilayah Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan ketika (air) itu pada akhirnya mengalir ke sana.”
Suva, Fiji (Xinhua) – Seorang akademisi pada Selasa (13/6) mengecam rencana Jepang untuk membuang air limbah radioaktif dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke Samudra Pasifik."Kontaminasi tersebut akan memengaruhi wilayah-wilayah Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan juga ketika (air) itu pada akhirnya mengalir ke sana," tutur Kalinga Seneviratne, dosen tamu di Universitas Pasifik Selatan, dalam sesi wawancara dengan Xinhua di Suva, ibu kota Fiji."Selain itu, karena stok ikan melakukan migrasi, ikan yang terkontaminasi dapat ditangkap di dalam wilayah-wilayah perjanjian tersebut," imbuh Seneviratne.
Sejumlah nelayan di Korea Selatan berunjuk rasa untuk memprotes rencana pembuangan air limbah radioaktif Jepang di Seoul, Korea Selatan, pada 12 Juni 2023. (Xinhua/Wang Yiliang)
Seorang wanita memprotes rencana pemerintah Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi nuklir ke laut di Hibiya Open-Air Concert Hall di Tokyo, Jepang, pada 16 Mei 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Sejumlah orang berunjuk rasa di depan kantor pusat Tokyo Electric Power Company (TEPCO) guna memprotes rencana pemerintah Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi nuklir ke laut di Tokyo, Jepang, pada 16 Mei 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Yayasan Al Ghozy kunjungi Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, jajaki kerja sama
Indonesia
•
30 Apr 2025

Statistik ungkap populasi Italia terus menua pada 2023
Indonesia
•
18 Dec 2024

Tanpa diajari bocah 9 tahun lancar berbahasa Inggris sejak dini
Indonesia
•
09 Mar 2021

Sebagian besar wilayah Swedia lumpuh akibat badai salju
Indonesia
•
22 Nov 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
