
Pembukaan kembali perbatasan China bantu revitalisasi perekonomian Kamboja

Foto yang diabadikan pada 5 April 2022 ini memperlihatkan Kuil Bayon di Taman Arkeologi Angkor di Provinsi Siem Reap, Kamboja. (Xinhua/Van Pov)
Pembukaan kembali perbatasan China akan membantu merevitalisasi perekonomian Kamboja, serta meningkatkan sektor pariwisata negara kerajaan tersebut dengan menyambut kedatangan kembali para wisatawan asal negeri Tiongkok.
Kratie, Kamboja (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Senin (2/1) mengatakan bahwa pembukaan kembali perbatasan China akan membantu merevitalisasi perekonomian dan pariwisata negara kerajaan itu.Hun Sen mengatakan, Kamboja dan negara-negara lainnya menantikan untuk menyambut kembali wisatawan China setelah perekonomian terbesar kedua di dunia itu berencana membuka kembali perbatasannya mulai 8 Januari mendatang."Kamboja merupakan salah satu tujuan wisata paling populer bagi wisatawan China," kata sang PM saat upacara peletakan batu pertama pembangunan jembatan sungai yang didanai China.Dia menambahkan bahwa negara di Asia Tenggara itu sangat senang menyambut kedatangan kembali wisatawan China, mengingat kehadiran mereka sangat penting bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi negara tersebut."Setelah China membuka kembali perbatasannya, jumlah penerbangan pun akan meningkat berkali-kali lipat, jadi kami berharap dapat menyambut sekitar 2 juta turis China lagi (pada 2023)," kata Hun Sen.
Sejumlah wisatawan mengunjungi Angkor Wat di Taman Arkeologi Angkor di Provinsi Siem Reap, Kamboja, pada 17 Desember 2022. (Xinhua/Van Pov)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Modal asing keluar Indonesia 1,3 miliar dolar AS hingga akhir Maret
Indonesia
•
13 Apr 2022

Filipina desak reformasi sistem keuangan global untuk bantu negara berpenghasilan menengah
Indonesia
•
10 Jul 2025

China menentang tegas langkah pembatasan AS terhadap produk baja dan aluminium China
Indonesia
•
19 Apr 2024

Kemendag dorong pelaku usaha lokal kuasai pemasaran afiliasi di platform ‘e-commerce’
Indonesia
•
25 Jul 2025


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
