
Pemerintah sementara Suriah bidik reformasi ekonomi dan jamin cadangan strategis yang cukup

Para pedagang menjajakan barang dagangan mereka di sebuah jalan di Damaskus, Suriah, pada 16 Desember 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Pemerintah sementara Suriah memiliki cadangan strategis barang-barang kebutuhan pokok yang cukup untuk lima hingga enam bulan ke depan.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah sementara Suriah memiliki cadangan strategis barang-barang kebutuhan pokok yang cukup untuk lima hingga enam bulan ke depan, demikian menurut Maher Khalil al-Hassan, pelaksana tugas menteri perdagangan dalam negeri Suriah.Berbicara kepada kantor berita Al Arabiya pada Kamis (19/12), Hassan menyebutkan bahwa otoritas berencana merevisi peraturan dan mengurangi pajak impor guna merevitalisasi pasar domestik.Dia memaparkan bahwa pendekatan ekonomi yang bebas dan pencabutan pembatasan terhadap komoditas-komoditas penting tertentu akan membantu menurunkan biaya.Hassan mengatakan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan serangkaian reformasi, termasuk kenaikan upah hingga 400 persen dan penghapusan dukungan pemerintah terhadap sejumlah barang strategis, guna meliberalisasikan ekonomi dan meredam pengambilan untung yang berlebihan (pencatutan).Hassan juga menjelaskan perlunya amendemen undang-undang perdagangan dan pengurangan bea impor untuk mengurangi tekanan inflasi.Dia menyatakan optimismenya untuk kembali ke tatanan normal dan membangun kembali lembaga-lembaga negara agar dapat melayani warga Suriah secara lebih baik.
Seorang pedagang menjajakan barang dagangannya di sebuah jalan di Damaskus, Suriah, pada 16 Desember 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi peringati 22 Februari sebagai Hari Pendirian Negara
Indonesia
•
28 Jan 2022

AS janjikan senjata baru senilai 400 juta dolar AS untuk Ukraina
Indonesia
•
09 Jul 2022

Mengungkap peran AS dalam eskalasi konflik Gaza (Bagian 2-selesai)
Indonesia
•
09 Oct 2024

China siap dorong hubungan dengan Australia berdasarkan prinsip saling menghormati
Indonesia
•
22 Dec 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
