Para pemimpin Eropa serukan gencatan senjata dan solusi dua negara dalam konflik Gaza

Matahari terbit dan menyinari Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 7 Oktober 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pemimpin Eropa menyerukan agar gencatan senjata segera dilakukan di Jalur Gaza seraya menegaskan kembali dukungan mereka terhadap solusi dua negara.
Bratislava, Slovakia (Xinhua/Indonesia Window) – Sederet pemimpin Eropa pada Senin (7/10) menyerukan agar gencatan senjata segera dilakukan di Jalur Gaza seraya menegaskan kembali dukungan mereka terhadap solusi dua negara.Sejak Israel melancarkan serangan skala besar di Gaza untuk membalas serangan mendadak yang dilakukan oleh Hamas di perbatasan Israel selatan pada 7 Oktober tahun lalu, sebanyak 41.909 warga Palestina telah tewas dan 97.303 lainnya terluka di Gaza, termasuk banyak anak-anak dan perempuan, menurut sejumlah otoritas kesehatan di Gaza pada Senin.Sementara itu di pihak Israel, serangan Hamas menewaskan lebih dari 1.250 warga Israel dan warga negara asing, dengan lebih dari 250 orang diculik dan dibawa ke Gaza. Sejumlah besar sandera Israel belum dipulangkan, sedangkan beberapa di antaranya tewas dalam pengeboman.Pada Senin, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell, mendeskripsikan gencatan senjata yang dilakukan secepat mungkin sebagai "satu-satunya cara" untuk menjamin pembebasan para sandera dan meredakan situasi "berbahaya" di Timur Tengah. Dia menegaskan kembali komitmen UE terhadap diplomasi, menyatakan bahwa "inilah waktunya untuk melaksanakan gencatan senjata."
Foto yang diabadikan pada 4 Oktober 2024 ini menunjukkan gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Seorang pria menggendong seorang anak perempuan saat mengungsi dari sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 12 Oktober 2023. (Xinhua/Khaled Omar)
Sebuah bendera Palestina terlihat di dekat Storting, Parlemen Norwegia, di Oslo, ibu kota Norwegia, pada 22 Mei 2024. (Xinhua/Chen Yaqin)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Motif kebencian latar belakangi penyerangan jamaah di Masjid Kanada
Indonesia
•
20 Mar 2022

Kejaksaan Korsel minta perpanjangan masa penahanan Presiden Yoon hingga 6 Februari
Indonesia
•
26 Jan 2025

Saudi: Kemerdekaan Palestina inti dari kebijakan nasional
Indonesia
•
21 May 2021

Arab Saudi kecam Israel bangun 800 permukiman baru di Tepi Barat
Indonesia
•
13 Jan 2021
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
