
Ekonom: Perusahaan Jepang hadapi krisis eksistensial jika pisah dari China

Para pejalan kaki melintas di sebuah jalan di Tokyo, Jepang, pada 15 November 2022. (Xinhua/Sun Jialin)
Pemisahan Jepang dari China berpotensi menimbulkan masalah seperti meroketnya harga ponsel di Jepang dan kesulitan dalam membeli perangkat pemrosesan data otomatis elektronik, sementara beberapa perusahaan akan menghadapi kesulitan operasional.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Perusahaan-perusahaan Jepang akan menghadapi krisis eksistensial jika mereka kehilangan China, yang merupakan pasar ekspor dan sumber impor terbesar, kata kepala ekonom di perusahaan Jepang Sigma Capital Ltd., Hidetoshi Tashiro.Baru-baru ini, sejumlah media mainstream Jepang menerbitkan artikel yang membahas kemungkinan dan dampak dari ‘pemisahan (decoupling) antara Jepang dan China’.China adalah mitra dagang terbesar Jepang dan "menemukan pengganti China sangatlah sulit bagi Jepang," kata Tashiro kepada Xinhua dalam sesi wawancara baru-baru ini.Sebagai contoh, TDK, produsen komponen elektronik terkemuka di Jepang, menghasilkan lebih dari separuh pendapatannya dari China antara April 2021 hingga Maret 2022, tutur Tashiro. Dia menambahkan bahwa Murata Manufacturing, produsen komponen elektronik besar lainnya di Jepang, juga meraup lebih dari separuh pendapatan tahunannya dari China.Tashiro berargumen bahwa pemisahan dari China akan menempatkan kedua perusahaan tersebut dalam risiko kebangkrutan.
Sebuah kapal kontainer dari Jepang berlabuh di dermaga kontainer Pelabuhan Yangshan di Shanghai, China timur, pada 27 April 2022. (Xinhua/Chen Jianli)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah harapkan Indonesia masuk 10 ekonomi terbesar dunia 2030
Indonesia
•
22 Sep 2020

Minyak menguat dipicu ketegangan gas Rusia dan harapan stimulus China
Indonesia
•
27 Apr 2022

Generasi muda China tawarkan solusi pembangunan hijau melalui kewirausahaan dan inovasi
Indonesia
•
07 Nov 2022

BUMN Indonesia bangun infrastruktur di Kongo
Indonesia
•
15 Oct 2020


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
