
Benih tanaman dan galur mikroba diuji dalam 2 misi luar angkasa China

Foto yang diabadikan pada 29 Agustus 2022 ini menunjukkan unit eksperimental dari sampel benih Arabidopsis yang sama dengan yang digunakan di modul laboratorium Wentian China, di Center for Excellence in Molecular Plant Sciences yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Shanghai, China timur. (Xinhua/Zhang Jiansong)
Pemuliaan tanaman di luar angkasa oleh Badan Antariksa Berawak China yang dilakukan di pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-14 dan Shenzhou-15 terdiri atas lebih dari 1.300 benih tanaman, seperti nasi, gandum, dan kentang, buah-buahan dan sayuran yang familier, rumput untuk pakan ternak, serta bahan herbal yang digunakan dalam pengobatan tradisional China.
BEIJING, 13 Januari (Xinhua) – Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Jumat (13/1) meluncurkan sebuah daftar rinci benih tanaman dan galur mikroba di pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-14 dan Shenzhou-15.Lebih dari 1.300 benih tanaman dan galur mikroba dari 112 kontributor, termasuk sejumlah universitas China, institut penelitian, dan stasiun pemuliaan akar rumput (grass-root), dibawa ke luar angkasa untuk eksperimen pemuliaan.China meluncurkan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-14 pada 5 Juni 2022 untuk melakukan penambatan ke kombinasi stasiun luar angkasanya, disusul oleh Shenzhou-15 pada 29 November di tahun yang sama untuk melakukan pergantian kru di orbit (in-orbit) yang pertama bagi negara itu.Para astronaut dalam kedua misi tersebut ditugaskan untuk melakukan eksperimen pemuliaan di stasiun luar angkasa.
Gambar simulasi yang diabadikan di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut ini menunjukkan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-15 melakukan manuver pertemuan (rendezvous) dan penambatan (docking) otomatis cepat dengan modul Tianhe di stasiun luar angkasa pada 30 November 2022. (Xinhua/Guo Zhongzheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sederet indikator perubahan iklim pecahkan rekor, WMO keluarkan peringatan merah
Indonesia
•
21 Mar 2024

UE tuntut Apple tingkatkan kompatibilitas di bawah UU Pasar Digital
Indonesia
•
20 Mar 2025

Usia fosil manusia paling awal dari Etiopia diperkirakan 233.000 tahun
Indonesia
•
13 Jan 2022

Pakaian antariksa baru untuk ‘extravehicular’ tingkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi astronaut
Indonesia
•
01 Nov 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
