
Israel dan Hamas saling tuding atas penundaan kesepakatan gencatan senjata di Gaza

Anak-anak Palestina yang mengungsi bermain di sebuah tempat penampungan di Gaza City pada 9 Desember 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Penarikan pasukan Israel dari daerah kantong pesisir Palestina dan lamanya gencatan senjata telah menjadi poin penting dalam upaya-upaya negosiasi yang gagal sebelumnya.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel dan Hamas pada Rabu (25/12) saling melontarkan tuduhan, masing-masing menyalahkan pihak lain atas penundaan tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Gaza.Dalam sebuah pernyataan pers, Hamas mengatakan bahwa perundingan di Doha, yang dimediasi oleh Qatar dan Mesir, "berjalan dengan serius". Namun, mereka menuduh Israel mengajukan "syarat-syarat baru yang berkaitan dengan masalah penarikan pasukan (dari Gaza), gencatan senjata, tahanan, dan kembalinya para pengungsi". Kondisi-kondisi ini, menurut Hamas, menyebabkan "penundaan tercapainya kesepakatan yang sebenarnya sudah bisa dicapai".
Seorang pria menyiapkan makanan untuk warga di sebuah pusat distribusi makanan di Kota Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 20 Desember 2024. Di seluruh daerah kantong pesisir yang terkepung itu, kelaparan merajalela di tengah kelangkaan pasokan tepung yang parah dan berkurangnya pusat distribusi makanan akibat kendala akses dan isu keamanan. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Kroasia sebut Schengen belum berakhir, tetapi ada "masalah"
Indonesia
•
26 Oct 2023

CDC AS peringatkan wabah E. coli terkait keju susu mentah
Indonesia
•
17 Feb 2024

New York perketat pengamanan di tengah aksi unjuk rasa konflik Israel-Hamas
Indonesia
•
26 Oct 2023

Laporan sebut Departemen Luar Negeri AS mulai PHK sedikitnya 1.300 pegawai
Indonesia
•
12 Jul 2025


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
