
Pemerintah Australia akan batasi pendaftaran mahasiswa asing baru di angka 270.000

Para pelajar mengunjungi University of Sydney, New South Wales, Australia, pada 11 Maret 2021. (Xinhua/Bai Xuefei)
Pendaftaran mahasiswa asing baru di universitas dan institusi pendidikan kejuruan di Australia dibatasi pada angka 270.000 orang pada 2025.
Canberra, Australi (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Australia pada Selasa (27/8) mengumumkan bahwa mereka akan membatasi pendaftaran mahasiswa asing baru di universitas dan institusi pendidikan kejuruan di angka 270.000 orang pada 2025.Pembatasan tersebut akan mengizinkan 145.000 mahasiswa asing diterima di universitas negeri pada 2025, 95.000 di sektor pendidikan dan pelatihan kejuruan (vocational education and training/VET), dan 30.000 di universitas dan institusi pendidikan tinggi nonuniversitas lainnya.Menteri Pendidikan Australia Jason Clare mengatakan kepada para wartawan bahwa universitas akan diizinkan untuk menerima 15 persen lebih banyak mahasiswa asing dibandingkan pada 2019, tetapi jumlah tersebut akan dikurangi 20 persen untuk lembaga VET.Dia mengatakan bahwa pembatasan tersebut, yang mengikuti undang-undang yang disahkan parlemen, akan menetapkan penerimaan mahasiswa asing sekitar 7.000 di bawah level 2019 dan 53.000 di bawah angka 2023, tetapi pendaftaran akan tersebar lebih merata di seluruh sektor.
Sejumlah pelajar mengunjungi University of Sydney, New South Wales, Australia, pada 11 Maret 2021. (Xinhua/Bai Xuefei)
Para pelajar mengunjungi University of Sydney, New South Wales, Australia, pada 11 Maret 2021. (Xinhua/Bai Xuefei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB desak respons global terhadap kerawanan pangan dan konflik yang dipicu oleh iklim
Indonesia
•
14 Feb 2024

Pelancong didenda 2.000 dolar AS karena bawa McMuffins saat masuk Australia
Indonesia
•
01 Aug 2022

COVID-19 – AS dikritik karena luncurkan ‘booster’ tanpa uji klinis pada manusia
Indonesia
•
15 Sep 2022

Penjara-penjara di AS dipenuhi masalah kekerasan, pelecehan, dan kelebihan kapasitas
Indonesia
•
08 Nov 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
