
Pendapatan Pfizer pada Q3 lampaui ekspektasi, naikkan estimasi untuk 2022

Foto yang diabadikan pada 23 Agustus 2021 ini menunjukkan papan nama Pfizer di Markas Besar Dunia Pfizer di New York, Amerika Serikat. (Xinhua/Michael Nagle)
Pendapatan Pfizer pada Q3 2022 tercatat sebesar 10,17 miliar dolar AS, melonjak 40 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan laba per saham (earnings per share/EPS) dilusian yang disesuaikan mencapai 1,78 dolar AS, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 1,39 dolar AS per saham.
New York City, AS (Xinhua) – Perusahaan farmasi dan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Pfizer Inc. pada Selasa (1/11) melaporkan pendapatan operasional untuk kuartal ketiga (Q3) 2022 yang melampaui ekspektasi berkat pertumbuhan kuat dari penjualan obat antivirus oral Paxlovid dan vaksin penguat (booster) COVID-19 Comirnaty di AS.Pada Q3 2022, Pfizer membukukan pendapatan yang disesuaikan sebesar 10,17 miliar dolar AS, melonjak 40 persen secara tahunan (year on year/yoy). Laba per saham (earnings per share/EPS) dilusian yang disesuaikan mencapai 1,78 dolar AS, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 1,39 dolar AS per saham.Pendapatan Q3 Pfizer turun 6 persen (yoy) menjadi 22,6 miliar dolar AS, tetapi lebih tinggi dari perkiraan rata-rata 21 miliar dolar AS yang disusun oleh pemasok informasi pasar Refinitiv.Secara khusus, dampak kurang menguntungkan dari valuta asing mengakibatkan penurunan pendapatan Pfizer sebesar 957 juta dolar AS pada kuartal tersebut, yang menyumbangkan penurunan pendapatan sebesar empat poin persentase (yoy) pada kuartal tersebut."Kami melihat kinerja operasional yang kuat pada kuartal ini dari merek-merek utama seperti Paxlovid dan Eliquis, khususnya di AS, serta berlanjutnya peluncuran yang impresif dari Prevnar 20 untuk orang dewasa di AS," kata David Denton, Chief Financial Officer (CFO) dan Wakil Presiden Eksekutif Pfizer.Pada Q3, pendapatan penjualan Paxlovid mencapai 7,5 miliar dolar AS yang didorong oleh peluncuran berdasarkan otorisasi penggunaan darurat di AS pada akhir 2021 dan peluncuran internasional pada akhir 2021 atau awal 2022, menurut rilis dari Pfizer.Meskipun pendapatan Comirnaty di luar AS anjlok 86 persen menjadi 1,49 miliar dolar AS karena amendemen perjanjian pasokan dengan Komisi Eropa, pendapatan Comirnaty di AS melonjak 83 persen menjadi 2,9 miliar dolar AS berkat pengiriman booster bivalen yang diadaptasi dari Omicron BA.4/BA.5, menurut rilis tersebut.Selain itu, Pfizer menaikkan prakiraan pendapatan dan EPS dilusian yang disesuaikan secara operasional untuk 2022 masing-masing sekitar 1,7 miliar dolar AS dan 0,19 dolar AS.*1 dolar AS = 15.647 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak perpanjang penurunan karena kekhawatiran resesi meningkat
Indonesia
•
23 Jun 2022

ADB tingkatkan investasi ketahanan pangan di BIMP-EAGA, targetkan 40 miliar dolar AS pada 2030
Indonesia
•
29 May 2025

Feature – Perjuangan petani garam di Cirebon hadapi perubahan iklim dan lonjakan biaya
Indonesia
•
13 May 2026

Penjualan ‘e-commerce’ selama musim liburan di AS melambat
Indonesia
•
28 Dec 2021


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
