
Peneliti China bangun jaringan cip distribusi kunci kuantum dengan cakupan jarak 3.700 km

Sejumlah partisipan mengamati sebuah model prototipe komputasi kuantum dalam Konferensi Industri Kuantum 2021 di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 18 September 2021. (Xinhua/Han Xu)
Jaringan distribusi kunci kuantum (quantum key distribution/QKD) mendukung komunikasi paralel yang melibatkan 20 pengguna, mencakup jarak total 3.700 kilometer, serta menjadi yang terdepan secara global, baik dari segi skala pengguna maupun jangkauan jaringan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Peneliti China berhasil mengembangkan jaringan distribusi kunci kuantum (quantum key distribution/QKD) skala besar pertama di dunia yang berbasis pada cip kuantum fotonik terintegrasi, ungkap sebuah studi yang dipublikasikan pada Kamis (12/2) di jurnal Nature.
Jaringan ini mendukung komunikasi paralel yang melibatkan 20 pengguna, mencakup jarak total 3.700 kilometer, serta menjadi yang terdepan secara global, baik dari segi skala pengguna maupun jangkauan jaringan.
QKD menggunakan keadaan kuantum (quantum states) untuk mentransmisikan kunci-kunci enkripsi informasi, sehingga menjamin keamanan komunikasi. QKD medan ganda (twin-field), yang sesuai untuk komunikasi kuantum jarak jauh dan mendukung pemakaian bersama sumber daya di sisi detektor, muncul sebagai bentuk teknologi QKD yang canggih.
Namun, karena tuntutan kinerja yang sangat tinggi terhadap sumber cahaya dan perangkat modulasi, integrasi cip perangkat keras yang diperlukan menjadi sulit dicapai. Imbasnya, teknologi ini sebagian besar digunakan dalam QKD point-to-point (sistem QKD antara dua pihak langsung melalui satu jalur komunikasi tanpa perantara). Sementara itu, realisasi sistem jaringan multipengguna berskala besar menghadapi tantangan yang cukup besar.
Sebuah tim yang dipimpin oleh Wang Jianwei dari Fakultas Fisika Universitas Peking, bersama Gong Qihuang, seorang akademisi dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), mengembangkan serangkaian cip kuantum fotonik terintegrasi penuh dengan kinerja tinggi. Berdasarkan cip-cip tersebut, mereka membangun jaringan QKD twin-field yang terdiri atas 20 nodus cip kuantum.
Menurut Wang, ini merupakan demonstrasi jaringan QKD berbasis cip kuantum fotonik yang pertama di dunia dalam lebih dari dua dekade. Eksperimen-eksperimen menunjukkan cip-cip ini memiliki tingkat keseragaman yang tinggi selama proses fabrikasi tingkat wafer, sehingga memungkinkan produksi massal berbiaya rendah. Faktor tersebut meletakkan fondasi teknis untuk membangun jaringan QKD dengan jarak yang lebih jauh dan jumlah pengguna yang lebih banyak.
"Jaringan QKD berbasis cip merupakan langkah signifikan menuju miniaturisasi sistem dan kepraktisan perangkat," kata Wang, seraya menambahkan bahwa cip kuantum fotonik berkinerja tinggi dan berbiaya rendah memiliki potensi besar dalam mendorong penerapan praktis serta penyebaran jaringan kuantum dalam skala besar.
Para penelaah dari jurnal Nature menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam cip kuantum dan teknologi jaringan kuantum, sementara jaringan cip kuantum yang diperagakan menunjukkan skalabilitas yang luar biasa. "Artikel ini tanpa diragukan lagi memiliki dampak tinggi bagi komunitas komunikasi kuantum," demikian komentar salah satu penelaah.
Gong mengatakan pencapaian ini memberikan solusi yang layak untuk membangun jaringan cip komunikasi kuantum berskala besar dan akan mendorong miniaturisasi, penerapan praktis, serta pengembangan sistem komunikasi kuantum dalam skala besar.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Material Metal-Organic Frameworks dinilai menjanjikan untuk terapi medis hingga energi terbarukan
Indonesia
•
16 Jan 2026

Ilmuwan Taiwan temukan manfaat terapi ketamin untuk depresi berat
Indonesia
•
02 Dec 2023

Petugas damkar Australia siapkan ‘drone’ untuk hadapi musim kebakaran hutan
Indonesia
•
24 Aug 2022

SpaceX targetkan uji terbang Starship ke-11 dilakukan pertengahan Oktober 2025
Indonesia
•
01 Oct 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
