
Direktur Dinas Rahasia AS mundur usai gagal hentikan percobaan pembunuhan terhadap Trump

Direktur Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat (AS) Kimberly Cheatle pada Selasa (23/7/2024) mengundurkan diri setelah menerima kemarahan yang meluas atas kegagalan badan tersebut untuk mencegah upaya pembunuhan terhadap mantan presiden Donald Trump baru-baru ini dalam sebuah kampanye di Pennsylvania sebelumnya pada bulan ini. (Xinhua)
Pengunduran diri Direktur Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat Kimberly Cheatle terjadi satu hari setelah dia dicerca dalam sidang dengar pendapat kongres oleh para anggota parlemen, yang mengatakan bahwa Cheatle gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dan menuntutnya untuk segera mengundurkan diri.
Washington DC, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Direktur Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat (AS) Kimberly Cheatle pada Selasa (23/7) mengundurkan diri setelah menerima kemarahan yang meluas atas kegagalan badan tersebut untuk mencegah upaya pembunuhan terhadap mantan presiden Donald Trump baru-baru ini dalam sebuah kampanye di Pennsylvania sebelumnya pada bulan ini.Pengunduran diri Cheatle terjadi satu hari setelah dia dicerca dalam sidang dengar pendapat kongres oleh para anggota parlemen, yang mengatakan bahwa Cheatle gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dan menuntutnya untuk segera mengundurkan diri.Pada sidang dengar pendapat yang digelar oleh Komite Pengawasan dan Akuntabilitas DPR AS, Cheatle mengakui bahwa kejadian tersebut merupakan "kegagalan operasional yang paling signifikan di Dinas Rahasia dalam beberapa dekade terakhir."Komite tersebut melontarkan sebuah pernyataan usai sidang dengar pendapat. "Anggota Partai Republik dan Demokrat menekan Direktur Dinas Rahasia AS Kimberly Cheatle untuk memberikan jawaban atas kelalaian keamanan mengerikan yang menyebabkan percobaan pembunuhan terhadap (mantan) presiden Trump, pembunuhan terhadap seorang korban yang tidak bersalah, dan melukai orang lainnya dalam kerumunan massa saat kampanye di Butler, Pennsylvania," demikian isi pernyataan tersebut."Direktur Cheatle tidak bisa atau menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dari para anggota Komite, sehingga para anggota dari Partai Republik dan Partai Demokrat meminta agar Direktur Cheatle segera mengundurkan diri."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media: Jika menyangkut soal China, Inggris harus pisahkan diri dari AS
Indonesia
•
03 Jan 2023

Australia buka kembali perbatasan, sambut kembali wisatawan asing
Indonesia
•
21 Feb 2022

Legislator tertinggi China serukan peningkatan pertukaran parlementer dengan ASEAN
Indonesia
•
25 Nov 2022

Kebijakan Barat untuk kekang Rusia dapat picu bentrokan antarkekuatan nuklir
Indonesia
•
28 Dec 2022


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
