
Apple laporkan hasil Q1 dengan pendapatan turun 5 persen secara tahunan

Seorang staf berbicara dengan pelanggan di luar gerai Apple Store di Fifth Avenue, New York City, Amerika Serikat, pada 17 Juni 2020. (Xinhua/Wang Ying)
Penjualan Apple seluruh dunia mencakup 58 persen dari pendapatan kuartalan perusahaan itu, sementara penjualan bersih Apple di kawasan China Raya turun menjadi 23,91 miliar dolar AS dari 25,78 miliar dolar AS setahun yang lalu.
San Francisco, AS (Xinhua) – Apple pada Kamis (2/2) mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal pertama (Q1) tahun fiskal 2023 yang berakhir pada 31 Desember 2022, dengan pendapatan kuartalan sebesar 117,15 miliar dolar AS, turun 5 persen secara tahunan (year over year/yoy).Perusahaan tersebut membukukan laba per saham dilusian kuartalan sebesar 1,88 dolar AS, turun dari 2,10 dolar AS dalam periode yang sama pada tahun fiskal 2022. Sementara itu, laba bersih perusahaan tersebut turun menjadi 30,00 miliar dolar AS dari 34,63 miliar dolar AS setahun yang lalu.Penjualan iPhone meraup 65,78 miliar dolar AS, turun 8 persen (yoy), sementara penjualan produk-produk dari kategori Wearables, Home and Accessories turun menjadi 13,48 miliar dolar AS dari 14,70 miliar dolar AS setahun yang lalu.Pendapatan jasa perusahaan itu meningkat menjadi 20,77 miliar dolar AS dari 19,52 miliar dolar AS setahun yang lalu.Penjualan Apple seluruh dunia mencakup 58 persen dari pendapatan kuartalan perusahaan itu, sementara penjualan bersih Apple di kawasan China Raya turun menjadi 23,91 miliar dolar AS dari 25,78 miliar dolar AS setahun yang lalu, menurut laporan keuangan Apple."Selama kuartal Desember, kami membuat pencapaian penting dan dengan bangga melaporkan bahwa kami saat ini memiliki lebih dari 2 miliar perangkat aktif sebagai bagian dari basis terpasang kami yang terus berkembang," kata CEO Apple Tim Cook.Menurut CFO Apple Luca Maestri, perusahaan itu menghasilkan 34 miliar dolar AS dalam bentuk arus kas operasional dan mengembalikan lebih dari 25 miliar dolar AS kepada pemegang saham selama kuartal tersebut "sembari terus berinvestasi dalam rencana pertumbuhan jangka panjang."Dewan direksi Apple telah mengumumkan dividen tunai sebesar 0,23 dolar AS per lembar saham biasa perusahaan itu. Dividen itu dapat dibayarkan pada 16 Februari 2023 kepada para pemegang saham yang tercatat saat penutupan perdagangan pada 13 Februari 2023.*1 dolar AS = 14.868 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Perdagangan luar negeri Rusia tumbuh 8,1 persen pada 2022
Indonesia
•
15 Mar 2023

China sambut baik kerja sama stabil antara Apple dengan para mitranya di China
Indonesia
•
26 Oct 2024

Meski Timur Tengah berdamai, ECB sebut ekonomi zona euro masih dibayangi risiko besar
Indonesia
•
23 Jun 2026

Fokus Berita – Kerja sama China-Indonesia naik kelas, fokus pada manufaktur cerdas, industri hijau, dan keberlanjutan
Indonesia
•
28 May 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
