China beri peringatan tegas untuk tidak melanggar garis merah dalam masalah Taiwan

Foto yang diambil pada 24 September 2015 menunjukkan bendera nasional China (kanan) dan bendera Amerika Serikat di Constitution Avenue di Washington, ibu kota Amerika Serikat. (Xinhua/Bao Dandan)
Penjualan senjata AS ke Taiwan dinilai melanggar secara serius prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China-AS, mencampuri urusan dalam negeri China, serta merongrong kedaulatan dan integritas wilayah China.
Beijing, China (Xinhua) – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Senin (24/6) menyatakan tidak ada negara, organisasi, atau individu yang boleh menganggap bahwa mereka dapat melanggar garis merah dalam masalah Taiwan tanpa menanggung konsekuensinya.Pada Jumat (21/6) pekan lalu, Kementerian Luar Negeri China mengumumkan keputusannya untuk mengambil langkah balasan terhadap dealer senjata Amerika Serikat (AS) Lockheed Martin Corp. dan jajaran eksekutifnya.Menanggapi pertanyaan terkait dalam sebuah konferensi pers harian, Mao menyampaikan bahwa penjualan senjata AS ke Taiwan melanggar secara serius prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China-AS, mencampuri urusan dalam negeri China, serta merongrong kedaulatan dan integritas wilayah China. Dia menambahkan bahwa China telah mengambil tindakan balasan terhadap perusahaan terkait dan jajaran eksekutif yang terlibat dalam penjualan senjata itu sesuai dengan hukum yang berlaku.Mao menekankan bahwa masalah Taiwan merupakan inti dari kepentingan utama China sekaligus garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar."Tidak ada negara, organisasi, atau individu yang boleh meremehkan tekad yang kuat, kemauan yang teguh, dan kekuatan besar pemerintah China dan rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah, serta jangan pernah berangan-angan untuk melanggar garis merah dalam masalah Taiwan tanpa menanggung konsekuensinya," tutur Mao.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Jihad Islam sebut susunan "Dewan Perdamaian" Gaza yang diumumkan AS layani kepentingan Israel
Indonesia
•
18 Jan 2026

CEO Delta Air Lines sebut perusahaannya rugi 500 juta dolar AS akibat gangguan TI
Indonesia
•
01 Aug 2024

Presiden Putin harapkan Forum Rusia-Dunia Islam kuatkan saling percaya
Indonesia
•
29 Nov 2019

G20 tak hasilkan kesepakatan berarti tentang iklim
Indonesia
•
01 Nov 2021
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
