
10 persen siswa SMA di Jepang salahgunakan obat bebas untuk dapat efek mabuk

Ilustrasi. (Etactics Inc on Unsplash)
Penyalahgunaan obat-obatan di kalangan siswa SMA di Jepang makin meningkat, yang bertujuan mendapatkan efek mabuk atau mengubah suasana hati.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Sekitar 10 persen siswa sekolah menengah atas (SMA) di Jepang yang telah menyalahgunakan obat bebas (over-the-counter/OTC), misalnya obat batuk, dalam setahun terakhir melaporkan penggunaan obat-obatan tersebut sebanyak beberapa kali dalam sepekan atau lebih, menurut laporan Kyodo News.Di antara para siswa yang memiliki pengalaman penyalahgunaan obat-obatan dalam setahun terakhir, 4,6 persen mengaku menggunakan obat-obatan itu hampir setiap hari, sementara 6,3 persen mengatakan menggunakannya beberapa kali dalam sepekan, yang jika digabungkan akan mewakili sekitar 10 persen dari jumlah keseluruhan, menurut laporan tersebut, mengutip survei tahun fiskal 2024 yang dilakukan oleh tim penelitian Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.Untuk memperkirakan tingkat penyalahgunaan obat, tim peneliti menanyakan kepada peserta apakah mereka telah mengonsumsi obat bebas melebihi dosis atau frekuensi yang dianjurkan dalam setahun terakhir "untuk mendapatkan efek mabuk atau mengubah suasana hati," kata laporan tersebut.Estimasi tingkat penyalahgunaan mencapai 1,4 persen di kalangan semua siswa SMA, atau sekitar satu dari 70, dengan 0,9 persen untuk laki-laki dan 1,7 persen untuk perempuan, menurut hasil survei yang dirilis pada Jumat (12/12).Frekuensi penyalahgunaan obat dihitung untuk pertama kalinya dalam survei terbaru yang dilakukan antara September 2024 hingga Februari tahun ini, di mana 51.000 orang memberikan respons yang valid, di tengah kekhawatiran yang semakin meningkat tentang penggunaan berlebihan, termasuk konsumsi obat pereda nyeri tanpa resep di kalangan remaja.Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang mengadakan survei nasional setiap tiga tahun terhadap siswa SMA mengenai konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, dan penyalahgunaan obat. Survei pada 2021 menemukan bahwa 1,6 persen siswa SMA di Jepang menyalahgunakan obat bebas, yang setara dengan sekitar satu dari 60 siswa.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei: Tingkat merokok di Selandia Baru turun jadi 6,8 persen
Indonesia
•
20 Nov 2025

UNICEF sebut blokade bantuan Gaza oleh Israel ancam nyawa anak-anak
Indonesia
•
06 Mar 2025

UAJY-Saraswati Institute luncurkan lembaga riset hubungan Indonesia-China
Indonesia
•
12 Oct 2024

“Parentprenuer” buka kesempatan wirausaha bagi penyandang autis
Indonesia
•
04 May 2019


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
