
Presiden Afsel serukan dukungan internasional untuk penanganan mpox di Afrika

Foto yang diabadikan pada 4 Juni 2024 ini menunjukkan gedung Majelis Nasional di Cape Town, Afrika Selatan. (Xinhua/Xabiso Mkhabela)
Penyebaran penyakit mpox di Afrika yang sangat cepat mendorong Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyerukan dukungan internasional bagi benua itu dalam penanganan wabah yang sedang berlangsung.
Johannesburg, Afrika Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Afrika Selatan (Afsel) Cyril Ramaphosa pada Sabtu (17/8) menyatakan "kekhawatiran mendalam" terkait pesatnya penyebaran penyakit mpox di Afrika, seraya menyerukan dukungan internasional bagi benua itu dalam penanganan wabah yang sedang berlangsung.Dalam kapasitasnya sebagai ketua Uni Afrika (UA) untuk Pencegahan, Kesiapan, dan Respons Pandemi (Pandemic Prevention, Preparedness, and Response/PPPR), Ramaphosa merilis pernyataan mengenai situasi terkini wabah mpox di Afrika."Saya sangat khawatir dengan penyebaran mpox yang cepat di beberapa daerah di Uni Afrika, dengan peningkatan signifikan dalam hal kasus infeksi dan kematian, yang menunjukkan adanya pergeseran mengkhawatirkan dalam pola epidemiologi," ujar Ramaphosa.Dalam pernyataan tersebut, dia mengatakan bahwa sejak 2024, sebanyak 17.541 kasus dan 517 kematian akibat penyakit mpox telah dilaporkan di 13 negara anggota UA."Pekan ini, tambahan tiga negara melaporkan sejumlah kasus yang sedang diperiksa untuk mendapatkan konfirmasi. Penambahan itu dapat meningkatkan jumlah keseluruhan (negara yang melaporkan kasus mpox) menjadi 16 negara. Yang mengkhawatirkan, jumlah kasus yang dilaporkan pada 2024 telah melonjak 160 persen dibanding periode yang sama pada 2023," tambahnya.
Foto yang diabadikan pada 31 Januari 2024 ini menunjukkan markas besar Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Afrika di Addis Ababa, Ethiopia. (Xinhua/Michael Tewelde)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Irena Center tolak film “The Santri”
Indonesia
•
19 Sep 2019

Psikiater Kamboja yang bantu para penyintas genosida, raih Nobel Asia
Indonesia
•
05 Sep 2022

COVID- Rusia-India kerja sama untuk produksi vaksin
Indonesia
•
22 Aug 2020

Feature – Pasar pagi populer di Wajima, Jepang, ludes dilalap si jago merah
Indonesia
•
08 Jan 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
