
Menteri ekstrem kanan Israel lakukan kunjungan provokatif ke kompleks Masjid Al-Aqsa

Orang-orang mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa sebelum bulan suci Ramadan di Kota Tua Yerusalem pada 7 Maret 2024. (Xinhua/Jamal Awad)
Penyerbuan ke Al-Aqsa terjadi di bawah perlindungan polisi Israel yang mengubah Kota Tua tersebut menjadi barak militer dan memberlakukan pembatasan terhadap akses para jamaah.
Yerusalem (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, yang berhaluan ekstrem kanan, pada Selasa (13/8) melakukan kunjungan provokatif ke kompleks Masjid Al-Aqsa, sebuah situs sensitif di Yerusalem Timur, yang memicu kecaman luas.Dalam rekaman video yang dirilis oleh kantornya, Ben-Gvir terlihat didampingi oleh para pendukung ekstrem kanan, berjalan mengelilingi kompleks dan meneriakkan "Hidup rakyat Israel!"Dia didampingi pula oleh Menteri Pembangunan Negev dan Galilea Israel Yitzhak Wasserlauf.Sejumlah pendukung terdengar melafalkan doa Yahudi, yang dilarang di bawah status quo yang sudah lama berlaku. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan orang Yahudi beribadah dan bersujud di lokasi tersebut."Kebijakan kami adalah mengizinkan kegiatan ibadah," kata Ben-Gvir.
Foto dokumentasi ini menunjukkan Itamar Ben-Gvir, yang kala itu anggota parlemen Israel, berpidato di hadapan para pendukungnya di Tel Aviv, Israel, pada 2 November 2022. (Xinhua/JINI)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

IRNA sebut serangan Iran hantam situs intelijen militer Israel, bukan rumah sakit
Indonesia
•
20 Jun 2025

Arab Saudi akan tetapkan negara yang diizinkan umroh
Indonesia
•
28 Sep 2020

Politisi India sebut China jadi panutan dalam bangun masa depan umat manusia
Indonesia
•
12 Oct 2022

UEA dan Bahrain tandatangani ‘Abraham Accord’ di Washington, AS
Indonesia
•
15 Sep 2020


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
