KTT NATO di Den Haag fokuskan target pengeluaran pertahanan 5 persen dari PDB

Para pengunjuk rasa yang memegang papan bertulisan terlihat di Den Haag, Belanda, pada 22 Juni 2025. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Anggota NATO diperkirakan akan menyetujui usulan target pengeluaran pertahanan sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tahunan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) dibuka pada Selasa (24/6) di Den Haag, Belanda, dengan pengamanan yang ketat. Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin negara-negara anggota NATO diperkirakan akan menyetujui usulan target pengeluaran pertahanan sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).Pertemuan yang digelar selama dua hari ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul serangan udara Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran. Pemerintah Belanda mengerahkan sistem pertahanan berlapis, termasuk jet tempur F-35 dan sistem rudal Patriot, yang mengubah lokasi pertemuan itu menjadi seperti benteng pertahanan.Sebelum KTT tersebut, 32 negara anggota NATO telah menyepakati usulan target untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 5 persen dari PDB hingga 2035. Target itu mencakup 3,5 persen untuk pengeluaran militer langsung dan 1,5 persen untuk investasi-investasi terkait, seperti infrastruktur. Usulan ini akan diajukan untuk disetujui oleh para kepala negara dan pemerintahan dalam KTT yang baru dibuka.Negara-negara Eropa Timur secara umum mendukung peningkatan tersebut, meski masih ada perbedaan pendapat. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington tidak akan terikat pada target 5 persen itu, meskipun dia mendesak anggota lainnya untuk memenuhi komitmen mereka. Menjelang KTT tersebut, Trump dikabarkan mempertimbangkan untuk tidak hadir dalam pertemuan di Den Haag ini guna memberi tekanan kepada para sekutu.Jerman, Prancis, dan Inggris telah menekankan otonomi pertahanan dan melanjutkan dukungan bagi Ukraina.Spanyol, yang menentang target 5 persen itu, menyetujui draf komunike bersama yang telah diperlunak, tetapi bertekad untuk tidak akan terikat oleh target 5 persen tersebut. Spanyol justru berkomitmen untuk mempertahankan pengeluaran pertahanan di angka 2,1 persen dari PDB.KTT NATO tahun ini menandai pengurangan skala yang signifikan dibandingkan KTT tahun lalu di Washington, baik dari segi durasi maupun substansi. Karena perhatian AS kini teralihkan dari Ukraina, isu Ukraina telah mengalami penurunan prioritas secara signifikan. Agenda kali ini memuat lebih sedikit bahasan yang berkaitan dengan Ukraina. Pertemuan para pemimpin Dewan NATO-Ukraina, yang menjadi sorotan dalam KTT sebelumnya, juga telah dihapus sepenuhnya.Selain itu, keterlibatan NATO dengan mitra-mitra di kawasan Indo-Pasifik telah diubah dari satu pertemuan multilateral para pemimpin menjadi sesi-sesi pertemuan tertutup dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil antara sekretaris jenderal NATO dan perwakilan negara-negara terkait.KTT NATO kali ini juga diperkirakan akan membahas dampak dari serangan AS terhadap Iran, yang telah menuai kritik internasional. Beberapa anggota NATO mendesak upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan, dengan diskusi yang kemungkinan besar akan mencakup konflik Israel-Iran yang lebih luas.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi produksi 200.000 botol Zamzam per hari
Indonesia
•
05 Apr 2022

China desak AS berhenti memfitnah militer China
Indonesia
•
18 Mar 2023

PM Singapura: Biden mungkin terapkan multilateralisme dalam perdagangan
Indonesia
•
19 Nov 2020

Trump tandatangani perintah eksekutif untuk ganti nama Teluk Meksiko jadi ‘Teluk Amerika’
Indonesia
•
22 Jan 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
