
Penyelidikan diperluas, tersangka perampokan di Museum Louvre bertambah 2 orang

Para wisatawan terlihat di depan Piramida Louvre di Paris, Prancis, pada 22 Oktober 2025. (Xinhua/Zhang Baihui)
Perampokan di Museum Louvre melibatkan dua tersangka, yakni seorang pria berusia 37 tahun dan seorang wanita berusia 38 tahun.
Paris, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Jaksa Paris Laure Beccuau pada Sabtu (1/11) mengumumkan bahwa dua tersangka baru telah didakwa sehubungan dengan perampokan Louvre, hampir dua pekan setelah aksi pencurian tersebut.Kedua tersangka adalah seorang pria berusia 37 tahun dan seorang wanita berusia 38 tahun. Pria tersebut diduga merupakan bagian dari komplotan yang melakukan aksi pencurian itu dan menghadapi tuntutan atas aksi pencurian terorganisasi dan konspirasi kriminal. Sementara itu, si wanita menghadapi tuntutan atas keterlibatan dalam aksi kejahatan tersebut.Keduanya telah ditahan dan membantah tuduhan itu. Tiga orang lainnya di antara lima orang yang telah ditangkap pada Rabu (29/10) malam waktu setempat telah dibebaskan tanpa dakwaan pada tahap ini, kata kantor kejaksaan Paris.Keputusan ini menambah jumlah orang yang telah didakwa secara resmi sejak penyelidikan dimulai menjadi empat tersangka. Dua tersangka pertama yang didakwa dalam kasus ini telah "mengakui secara parsial" keterlibatan mereka.Barang yang dicuri, yaitu koleksi perhiasan kerajaan senilai 88 juta euro atau setara 102 juta dolar AS, masih belum ditemukan. Pihak berwenang belum mengesampingkan kemungkinan bahwa perhiasan-perhiasan tersebut mungkin telah dipecah-pecah agar bisa dijual kembali secara ilegal di luar negeri.*1 euro = 19.334 rupiah**1 dolar AS = 16.640 rupiah"Ada beberapa hipotesis mengenai barang-barang tersebut, termasuk bahwa barang-barang tersebut telah dijual ke luar negeri. Namun, saya tetap yakin kami akan menemukannya," ujar Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez dalam wawancara yang dirilis pada Sabtu oleh surat kabar Le Parisien.Pada Jumat (31/10), Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati menyoroti "sikap menyepelekan yang bersifat struktural dan kronis terhadap risiko penyusupan dan pencurian" di Louvre selama lebih dari 20 tahun. Dia mengumumkan rencana darurat untuk memperkuat keamanan sebelum akhir tahun, termasuk pemasangan penghalang antipenyusupan baru dan penyempurnaan sistem alarm serta pengawasan video.Direktur museum itu, Laurence des Cars, mengajukan pengunduran diri setelah perampokan Louvre, tetapi pengajuannya ditolak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia keluar dari penelitian di Stasiun Luar Angkasa Internasional
Indonesia
•
04 Mar 2022

Elon Musk buat ‘inovasi’, dirikan Partai Politik Baru di AS
Indonesia
•
09 Jul 2025

Badan penerbangan AS cabut ‘ground stop’ pascapemadaman sistem
Indonesia
•
12 Jan 2023

Trump kembali tetapkan Houthi sebagai organisasi teroris
Indonesia
•
24 Jan 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
