
Perangkat ‘flash memory’ tercepat di dunia mampu simpan data satu bit per 400 pikodetik

Ilustrasi. (Barry A on Unsplash)
Perangkat memori kilat (flash memory) revolusioner terbaru dapat menyimpan data dengan kecepatan satu bit per 400 pikodetik, mencetak rekor baru sebagai perangkat penyimpanan semikonduktor tercepat yang pernah ada.
Shanghai, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti China berhasil mengembangkan perangkat memori kilat (flash memory) revolusioner yang dapat menyimpan data dengan kecepatan satu bit per 400 pikodetik, mencetak rekor baru sebagai perangkat penyimpanan semikonduktor tercepat yang pernah ada.Diberi nama ‘PoX’, memori nonvolatil ini bahkan mengungguli teknologi memori volatil tercepat, yang membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 10 nanodetik untuk menyimpan satu bit data. Pikodetik adalah seperseribu nanodetik atau sepersetriliun detik.Memori volatil seperti SRAM dan DRAM, yang kehilangan data saat kehilangan daya, tidak cocok untuk sistem berdaya rendah. Sementara itu, memori nonvolatil seperti flash memory, meskipun hemat energi, tidak dapat memenuhi permintaan akses data berkecepatan tinggi dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).Para peneliti di Universitas Fudan mengembangkan perangkat flash memory berstruktur Dirac graphene-channel dua dimensi menggunakan mekanisme inovatif, yang mendobrak batas kecepatan penyimpanan dan akses informasi nonvolatil.Hasil penelitian ini dipublikasikan pada Rabu (16/4) di jurnal Nature."Menggunakan algoritma AI untuk mengoptimalkan kondisi pengujian proses, kami memajukan inovasi ini secara signifikan dan membuka jalan untuk penerapan di masa depan," kata Zhou Peng dari Universitas Fudan, yang juga peneliti utama dalam studi ini."Ini adalah karya orisinal dan kebaruannya cukup untuk merancang potensi flash memory berkecepatan tinggi di masa depan," komentar pengulas sejawat (peer reviewer) jurnal tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

NIPA: China miliki hampir 5 juta paten penemuan yang valid
Indonesia
•
17 Jan 2024

Tinjauan ilmuwan Australia sebut ponsel tidak berhubungan dengan kanker otak
Indonesia
•
06 Sep 2024

Pameran teknologi Dubai soroti kecerdasan buatan dalam layanan haji
Indonesia
•
22 Oct 2021

Rusia mulai persiapan untuk mengirimkan sampel tanah dari Venus
Indonesia
•
23 Jun 2022


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
