
Usai Pembicaraan dengan Trump, PM Denmark Sebut Situasi Greenland "Serius"

Foto yang diabadikan pada 19 Oktober 2024 ini menunjukkan lempeng es yang mengambang di dekat Nuuk, ibu kota Greenland, sebuah wilayah di Denmark yang memiliki pemerintahan sendiri. (Xinhua/Luo Yizhou)
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menggambarkan situasi seputar Greenland sebagai "serius" setelah melakukan percakapan via telepon dengan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Oslo, Norwegia (Xinhua/Indonesia Window) - Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen pada Kamis (16/1) menggambarkan situasi seputar Greenland sebagai "serius" setelah melakukan percakapan via telepon dengan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (15/1).Diskusi selama 45 menit tersebut membahas tentang Greenland, sebuah wilayah di Denmark yang berpemerintahan sendiri (otonomi), serta perdagangan bilateral, konflik Rusia-Ukraina, Timur Tengah, dan NATO.Saat berbicara kepada para wartawan usai menyampaikan laporan di depan Komite Kebijakan Luar Negeri parlemen Denmark, Frederiksen mengakui ketegangan yang ada terkait Greenland tersebut. "Kita berada dalam situasi yang serius," katanya. "Kita melakukan semua yang kita bisa untuk menangani hal ini sebijak dan sebaik mungkin."
Foto yang diabadikan pada 19 Oktober 2024 ini menunjukkan pemandangan Nuuk, ibu kota Greenland, sebuah wilayah di Denmark yang memiliki pemerintahan sendiri. (Xinhua/Luo Yizhou)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping dan Ebrahim Raisi gelar pembicaraan, majukan hubungan China-Iran
Indonesia
•
15 Feb 2023

ASEAN dan entitas terkait perdalam kerja sama di tengah pandemik
Indonesia
•
21 Oct 2020

Jamaah dari luar negeri diizinkan tunaikan haji tahun ini
Indonesia
•
21 May 2021

Menlu Rusia puji hubungan tingkat tinggi dengan China
Indonesia
•
19 Jan 2023


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
