
Survei ungkap peningkatan dalam hal transfer paten di China

Seorang staf menunjukkan salah satu obat paten China untuk pengobatan COVID-19 di area pameran layanan perawatan kesehatan dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2021 di Beijing, ibu kota China, pada 4 September 2021. (Xinhua/Ren Chao)
Perlindungan kekayaan intelektual di China terus mendukung pengembangan ekonomi yang inovatif, menurut sebuah survei tahunan, menunjukkan tingkat transfer industrialisasi paten efektif China pada 2022 mencapai rekor tertinggi lima tahunan sebesar 36,7 persen.
Beijing, China (Xinhua) – Tingkat transfer industrialisasi paten efektif China pada 2022 mencapai rekor tertinggi lima tahunan sebesar 36,7 persen, mengindikasikan bahwa perlindungan kekayaan intelektual di negara itu terus mendukung pengembangan ekonomi yang inovatif, menurut sebuah survei tahunan pada Rabu (28/12).Dirilis oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional (National Intellectual Property Administration/NIPA) China, survei tersebut menunjukkan bahwa tingkat industrialisasi paten untuk perusahaan pemilik paten tahun ini mencapai 48,1 persen. Investasi perusahaan dari Hong Kong, Makau, dan Taiwan mencatat level tertinggi, disusul oleh perusahaan yang didanai pihak asing, perusahaan swasta domestik, dan perusahaan milik negara.Proporsi pemegang paten yang terdampak pelanggaran paten turun menjadi 7,7 persen pada 2022. Angka tersebut sempat mencapai lebih dari 10 persen antara tahun 2016 hingga 2020 dan memuncak di angka 28,4 persen pada periode 2011 hingga 2015."Penurunan ini mengindikasikan bahwa pelanggaran paten telah dibatasi secara efektif, dan perlindungan kekayaan intelektual negara meningkat secara konsisten," kata pejabat senior NIPA Ge Shu dalam konferensi pers bulanan.Sementara itu, proporsi perusahaan pemilik paten China yang mengambil tindakan penanggulangan terhadap pelanggaran paten tercatat di angka 72,7 persen. Angka tersebut tetap berada di atas 70 persen selama empat tahun terakhir.Laporan survei itu didasarkan pada kuesioner valid dari 18.000 pemegang paten.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Produsen gula terbesar UEA investasi 2 miliar dolar AS di Indonesia
Indonesia
•
07 Nov 2021

Para pakar berbagi pandangan tentang modernisasi China di Boao
Indonesia
•
30 Mar 2023

Keyakinan konsumen AS turun pada Januari saat potensi resesi membayangi
Indonesia
•
01 Feb 2023

Ekspor Indonesia 15,3 miliar dolar AS pada Januari 2021
Indonesia
•
27 Feb 2021


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
