
Program Makan Bergizi buat prospek bisnis ayam petelur semakin menjanjikan

Pemilik dan CEO peternakan ayam layer (ayam petelur) Quanta Farm, Kusnan bin Kundori, menyampaikan pemaparan mengenai bisnis Peternakan Ayam Petelur, dalam program KPMI Goes to Industry, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Permintaan telur ayam di Indonesia terus meningkat, sehingga memberikan prospek bisnis yang sangat menjanjinkan.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Menjadi salah satu komponen dalam sembilan bahan pokok (sembako), permintaan telur ayam di Indonesia terus meningkat dengan harga yang relatif stabil, sehingga memberikan prospek bisnis yang cukup menjanjinkan.“Kebutuhan telur ayam terus meningkat, karena telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting. Target pasar produk ini sangat luas, mulai dari pasar rumah tangga, industri makanan dan minuman, segmen hotel, restoran dan catering, serta pasar telur khusus berupa telur yang mengandung omega tinggi,” ujar pemilik dan CEO peternakan ayam layer (ayam petelur) Quanta Farm, Kusnan bin Kundori, dalam program KPMI Goes to Industry, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9).Menurut dia, sektor rumah tangga merupakan segmen pasar terbesar dan paling konsisten dari telur ayam. “Walaupun masih di bawah beberapa negara di dunia, konsumsi telur ayam per kapita di Indonesia mencapai 6,7 kilogram per tahun.”Selain itu, lanjutnya, program Makan Bergizi/Sarapan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh pemerintahan baru terpilih juga membuat bisnis peternakan ayam layer semakin menjanjikan.“Program dari pemerintahan terpilih ini dipastikan membuat permintaan telur naik, sehingga pasar produk ini akan terus tersedia,” ujar Kusnan, yang juga merupakan Direktur Klub Bisnis KPMI Koordinator Wilayah (Korwil) Bogor.Sasaran Program Makan Bergizi mencakup siswa sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil/menyusui dengan risiko anak stunting.Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada pekan lalu, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Rorotan, Jakarta Utara, Senin (23/9). Menu yang disajikan dalam uji coba program tersebut terdiri atas nasi, daging sapi, telur dadar, dan buah pisang.Dari sisi bisnis, lanjutnya, usaha peternakan ayam layer bisa dimulai dari 1.000 ekor bibit (pullet), yakni ayam berusia 16 pekan atau bibit DOC (Day Old Chick).
Pemilik dan CEO Quanta Farm, Kusnan bin Kundori, memanen telur ayam yang dihasilkan dari ayam-ayam berusia 90 pekan, di Bogor, Rabu (18/9/2024). (Indonesia Window)
Program perdana KPMI Goes to Industry digelar di area Peternakan Ayam Layer Quanta Farm, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Para peserta program KPMI Goes to Industry berfoto bersama di area peternakan ayam petelur Quanta Farm, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China produksi sekitar 75 persen kepompong ulat sutra dunia
Indonesia
•
29 Nov 2025

BNI garap potensi perdagangan RI-Korsel hingga 30 miliar dolar AS
Indonesia
•
02 Jun 2022

Pemerintah izinkan pengembangan panas bumi di kawasan konservasi
Indonesia
•
09 Sep 2020

Oracle laporkan hasil Q3 2026 yang kuat di tengah meningkatnya permintaan Cloud AI
Indonesia
•
11 Mar 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
