
Tajuk Xinhua: China targetkan pertumbuhan lebih cepat dan berkualitas di tengah modernisasi (Bagian 2 - selesai)

Foto dari udara yang diabadikan pada 19 Juni 2022 ini menunjukkan sejumlah turbin angin di sebuah taman hutan di wilayah Raohe, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua/Xie Jianfei)
Seorang pekerja menandai lambung kapal di sebuah perusahaan galangan kapal di Yuanjiang, Provinsi Hunan, China tengah, pada 1 Maret 2023. Sejak tahun ini, perusahaan-perusahaan galangan kapal di Yuanjiang menggenjot produksinya untuk membuat awal yang baik di kuartal pertama. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Pertumbuhan ekonomi China yang berkualitas
Meski menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi, pemerintah China tidak akan membidik pertumbuhan dengan segala cara. Sebaliknya, pemerintah China menginginkan ekonomi yang lebih hijau dan lebih efisien.Saat menyerahkan laporan kerja pemerintah, Li sekali lagi menggarisbawahi sejumlah upaya untuk mengejar pembangunan berkualitas tinggi, menguraikan prioritas kebijakan seperti mempercepat modernisasi sistem industri dan mendorong transisi ke pola pembangunan hijau.China bertekad untuk mengurangi konsumsi energi per unit PDB sekitar 2 persen tahun ini dan "akan berusaha mencatatkan hasil yang lebih baik dalam pekerjaan aktual," menurut laporan NDRC.China meluncurkan sejumlah target pengurangan berkelanjutan dalam pembuangan polutan utama, kontrol yang lebih kuat atas konsumsi bahan bakar fosil, dan perbaikan yang stabil di lingkungan alam.Untuk meningkatkan kekuatan teknologi negara tersebut, Li mendesak untuk mengumpulkan sumber daya berkualitas dan melakukan upaya bersama guna mencapai terobosan dalam teknologi inti di berbagai bidang utama. Dia juga menyerukan upaya untuk membuat industri tradisional serta usaha kecil dan menengah (UKM) lebih maju, lebih cerdas, dan lebih ramah lingkungan.Dalam menghadapi berbagai tantangan berat yang dipicu oleh meningkatnya proteksionisme dan merebaknya COVID-19 dalam beberapa tahun terakhir, China telah menghindari ketergantungan yang berlebihan pada investasi sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi tetap fokus untuk membantu entitas pasar mengatasi kesulitan dan tumbuh."Kami telah mengambil langkah-langkah tegas untuk meningkatkan dukungan kebijakan makro sembari menahan diri untuk tidak mengadopsi kebijakan stimulus kuat yang akan menggerogoti potensi kami untuk pertumbuhan di masa depan," kata Li.Pembangunan berkualitas tinggi dianggap sebagai tugas "pertama dan terpenting" dalam upaya modernisasi China. Presiden Xi Jinping telah menekankan bahwa alih-alih menjadikan pertumbuhan PDB sebagai satu-satunya kriteria untuk sukses, China kini lebih berfokus pada peningkatan kualitas dan efisiensi pertumbuhan.Sebagai bagian dari kualitas pembangunan yang lebih baik, China telah mencatatkan peningkatan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan (litbang) dalam lima tahun terakhir, dengan pengurangan intensitas energi dan emisi karbon, menurut laporan kerja pemerintah."China modern harus memiliki pembangunan berkualitas tinggi," ungkap Han Baojiang, direktur departemen ekonomi Akademi Pemerintahan Nasional sekaligus seorang penasihat politik nasional China."Hanya dengan menempatkan penekanan yang sama pada pertumbuhan dan kualitas serta menciptakan sinergi yang kuat untuk pembangunan berkualitas tinggi, kita dapat membangun landasan ekonomi yang kokoh untuk modernisasi China," imbuh Han.*1 yuan = 2.216 rupiahSelesaiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi jatuhkan hukuman mati terhadap pembunuh Jamal Khashoggi
Indonesia
•
24 Dec 2019

ICC tolak bebaskan mantan presiden Filipina Duterte
Indonesia
•
01 Dec 2025

Militer Israel konfirmasi tewaskan komandan senior Hamas di Gaza
Indonesia
•
21 Jun 2024

Akademisi: Kebijakan Indo-Pasifik AS "banyak kekurangan", tak cocok untuk stabilitas kawasan
Indonesia
•
01 Sep 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
