China raih pencapaian baru dalam pembangunan pada 2022

Perdana Menteri China Li Keqiang menyampaikan sebuah laporan kerja pemerintah dalam pertemuan pembukaan sesi pertama Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) ke-14 di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 5 Maret 2023. (Xinhua/Ju Peng)
Pertumbuhan ekonomi China pada 2022 tercatat 3 persen, dengan total 12,06 juta pekerjaan perkotaan telah ditambahkan, sementara tingkat pengangguran perkotaan tersurvei pada akhir tahun turun menjadi 5,5 persen.
Beijing, China (Xinhua) – China telah menstabilkan ekonomi, terus meningkatkan kualitas pembangunan, dan memelihara stabilitas sosial secara keseluruhan pada 2022, hingga meraih pencapaian baru yang diperoleh dengan susah payah dalam pembangunan, menurut sebuah laporan kerja pemerintah yang diserahkan pada Ahad (5/3) kepada badan legislatif nasional negara tersebut untuk dibahas.China berhasil mempertahankan kinerja ekonomi yang stabil secara keseluruhan sembari mengatasi berbagai kesulitan dan tantangan besar, serta mampu memenuhi target-target dan tugas utama secara umum di tahun tersebut di tengah lingkungan yang kompleks dan dinamis, papar laporan itu, yang menambahkan bahwa "pencapaian ini menjadi bukti tentang ketahanan ekonomi China yang luar biasa."Laporan itu mengulas kinerja pemerintah tahun lalu di berbagai bidang, termasuk upaya untuk mengoordinasikan respons COVID-19 secara efektif dengan pembangunan ekonomi dan sosial, serta regulasi makro yang tegas dan tepat waktu guna mengatasi tekanan-tekanan downward baru terhadap ekonomi.Negara itu memprioritaskan pemastian pertumbuhan yang stabil, lapangan pekerjaan, dan harga, sehingga mewujudkan pemulihan ekonomi yang kuat, menurut laporan tersebut.Menyebutkan berbagai upaya besar yang telah dilakukan tahun lalu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi China, laporan itu memaparkan bahwa pemerintah meningkatkan dukungan bantuan bagi perusahaan-perusahaan yang menghadapi kesulitan yang semakin besar, memandu lembaga-lembaga keuangan dalam meningkatkan suplai kredit dan memangkas biaya pendanaan, serta mengadopsi serangkaian kebijakan guna memperluas investasi, menstimulasi konsumsi, dan menstabilkan perdagangan luar negeri.Pemerintah juga menggenjot dukungan kebijakan untuk menstabilkan dan meningkatkan lapangan pekerjaan, serta berupaya memastikan pasokan pasar dan kestabilan harga, terutama pada bidang pangan dan energi, dalam menghadapi lonjakan inflasi global, imbuh laporan itu.Dukungan yang lebih besar diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan hidup yang semakin meningkat untuk menjamin kebutuhan dasar mereka, sebut laporan.Ekonomi China tumbuh 3 persen pada tahun lalu. Total 12,06 juta pekerjaan perkotaan telah ditambahkan, dengan tingkat pengangguran perkotaan tersurvei pada akhir tahun turun menjadi 5,5 persen. Indeks harga konsumen naik 2 persen. Total volume perdagangan barang meningkat 7,7 persen, sedangkan rasio defisit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dipertahankan di angka 2,8 persen.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Pelaku industri kritik rencana tarif UE atas EV impor dari China
Indonesia
•
23 Aug 2024

Minyak turun, Uni Eropa lebih kecil kemungkinan larang impor minyak Rusia
Indonesia
•
23 Mar 2022

Wawancara – Ekonom sebut pernyataan keliru PM Takaichi akan beri pukulan keras bagi perekonomian Jepang
Indonesia
•
28 Nov 2025

Geopolitik dunia kerek ICP Januari jadi 85,89 dolar AS per barel
Indonesia
•
08 Feb 2022
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
