Pakar: China tetap jadi mesin pertumbuhan global dan krusial bagi stabilitas Asia-Pasifik

Perajin asal Peru bernama Mamani mengunjungi Taman Yuyuan di Shanghai, China timur, pada 2 November 2023. (Xinhua/Fang Zhe)
Pertumbuhan ekonomi global terutama dimotori oleh China, yang sebagian besar dipicu oleh posisi krusialnya dalam rantai pasokan global, skala pasar konsumennya yang masif, dan ekosistem manufakturnya yang efisien.
Kuala Lumpur, AS (Xinhua) – China akan tetap menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global di saat dunia berusaha melewati gangguan dan ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemik serta konflik regional, kata seorang pengamat Malaysia menjelang Pekan Pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) 2023.Raksasa Asia itu merupakan jangkar utama bagi stabilitas di kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya, serta kekuatan pendorong yang penting bagi pemulihan ekonomi global. Mitra-mitra APEC lainnya harus menyadari fakta ini dan menawarkan kerja sama yang tulus jika ingin melihat dunia berhasil mengatasi tantangan-tantangan yang ada, kata Koh King Kee, presiden Center for New Inclusive Asia, sebuah wadah pemikir nonpemerintah Malaysia, kepada Xinhua dalam sebuah sesi wawancara.Koh memaparkan bahwa China menjadi lokomotif pertumbuhan global selama satu dekade terakhir, yang sebagian besar dipicu oleh posisi krusialnya dalam rantai pasokan global, skala pasar konsumennya yang masif, dan ekosistem manufakturnya yang efisien. Kebangkitannya yang damai mendatangkan efek limpahan positif ke seluruh kawasan seiring negara tersebut terus mempertahankan kebijakan korporasi yang saling menguntungkan bagi para mitranya."Saat ini tidak mungkin bagi perusahaan multinasional atau perusahaan mana pun yang mengeklaim dirinya sebagai pemain global untuk bertahan tanpa pasar China. China juga meluncurkan Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI), sebuah tawaran untuk membantu negara-negara berkembang dalam hal-hal seperti transformasi digital dan pembangunan hijau. Sebagai pemain penting dalam sistem ekonomi global, penting bagi China untuk memainkan peran kunci dalam pembangunan ekonomi dunia karena tidak ada negara yang bersifat eksklusif," kata Koh.
Foto dari udara yang diabadikan pada 6 November 2023 ini menunjukkan suasana musim gugur di Tembok Besar Huangyaguan di Distrik Jizhou, Tianjin, China utara. (Xinhua/Sun Fanyue)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pengusaha: China bantu dorong pembangunan ekonomi ASEAN
Indonesia
•
16 Sep 2022

Mesir dan UEA sepakati perjanjian swap mata uang
Indonesia
•
01 Oct 2023

Ekonomi digital China capai 86,5 kuadriliun rupiah pada 2020
Indonesia
•
27 Sep 2021

Pakar sebut efek limpahan sistem keuangan AS sebabkan kekacauan perbankan Eropa
Indonesia
•
11 Apr 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
