
Perusahaan antariksa China pamerkan teknologi komunikasi ‘mobile-to-satellite’

Foto dari udara yang diabadikan pada 15 Juni 2023 ini menunjukkan terminal internet satelit orbit rendah Bumi di atas kapal uji komprehensif 'Dian Ke No.1'. Para peneliti dari GalaxySpace, produsen satelit yang berbasis di Beijing, dan beberapa lembaga penelitian ilmiah, melakukan pengujian di laut terbuka terhadap konstelasi uji komunikasi pita lebar (broadband) orbit rendah Bumi pertama negara itu di Laut China Selatan. (Xinhua)
Perusahaan antariksa China, GalaxySpace, berhasil mendemonstrasikan teknologi komunikasi seluler-ke-satelit (mobile-to-satellite) yang berbasis pada konstelasi uji komunikasi pita lebar (broadband) orbit rendah Bumi pertama negara itu.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan antariksa China, GalaxySpace, berhasil mendemonstrasikan teknologi komunikasi seluler-ke-satelit (mobile-to-satellite) yang berbasis pada konstelasi uji komunikasi pita lebar (broadband) orbit rendah Bumi pertama negara itu di sebuah konferensi antariksa komersial yang diadakan di Beijing pada Rabu (12/2).Pada pukul 10.28 waktu setempat, sebuah satelit dari konstelasi itu melintas di atas venue konferensi tersebut di Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing (Beijing Economic-Technological Development Area/BDA). Staf di lokasi menggunakan ponsel mereka untuk terhubung ke satelit itu melalui sebuah perangkat terminal yang dipasang di atap (rooftop). Melalui stasiun gateway di Beijing, mereka berhasil terhubung dengan personel di Beijing dan Thailand.Dalam panggilan video dengan tim Thailand, Liu Chang, salah satu pendiri (co-founder) sekaligus wakil presiden GalaxySpace, menyatakan bahwa perusahaan tersebut menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan True Corporation, operator telekomunikasi besar asal Thailand pada Senin (10/2).Berdasarkan MoU tersebut, kedua belah pihak akan berkolaborasi di berbagai bidang, seperti teknologi komunikasi satelit orbit rendah, solusi jaringan antariksa-Bumi yang terintegrasi, dan teknologi komunikasi satelit-ke-seluler (satellite-to-mobile) langsung."Internet satelit orbit rendah merupakan lompatan signifikan dalam komunikasi global, yang siap mendorong perubahan transformatif dalam pembangunan sosial-ekonomi baik di Thailand maupun di seluruh dunia," kata CEO True Corporation Manat Manavutiveth. "Kami senang kolaborasi ini akan menghadirkan teknologi inovatif mutakhir bagi konsumen Thailand."Didirikan pada 2018, GalaxySpace merupakan perusahaan penyedia solusi internet satelit sekaligus produsen satelit terkemuka di China. Perusahaan ini juga dinobatkan sebagai perusahaan unikorn pertama di bidang kedirgantaraan komersial di negara tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China temukan gen gandum resesif yang resistan terhadap virus
Indonesia
•
08 Mar 2023

Jembatan tertinggi di dunia rampung pada pertengahan 2025 di China barat daya
Indonesia
•
29 Dec 2023

COVID-19 - Relawan uji vaksin Rusia harus penuhi lebih dari 20 syarat
Indonesia
•
26 May 2020

WHO rilis pedoman global penggunaan obat-obatan GLP-1 untuk obesitas
Indonesia
•
03 Dec 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
