
Elon Musk luncurkan perusahaan rintisan AI

CEO Tesla Elon Musk memperkenalkan serangkaian baterai untuk rumah, bisnis, dan utilitas di Tesla Design Studio di Hawthorne, California, Amerika Serikat, pada 30 April 2015. (Xinhua/Yang Lei)
Perusahaan rintisan kecerdasan buatan milik Elon Musk yang dinamai xAI terpisah dari X Corp miliknya, namun akan menjalin kerja sama erat dengan X (Twitter), Tesla, dan perusahaan lainnya untuk membuat kemajuan dalam mewujudkan misi perusahaan.
San Francisco, AS (Xinhua) – CEO Tesla sekaligus pemilik Twitter Elon Musk pada Rabu (12/7) mengatakan bahwa dirinya meluncurkan perusahaan rintisan (startup) kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dinamai xAI untuk memahami realitas."Dalam situs jejaringnya, xAI menyampaikan bahwa perusahaan itu terpisah dari X Corp milik Musk, "namun akan menjalin kerja sama erat dengan X (Twitter), Tesla, dan perusahaan lainnya untuk membuat kemajuan dalam mewujudkan misi kami."Beberapa dari tim yang dipimpin oleh Musk pernah menggarap chatbot GPT-3.5 dan GPT-4 OpenAI, menurut situs jejaring tersebut.Musk merupakan investor awal di OpenAI sekaligus bagian dari dewan perusahaan itu, namun dia meninggalkan dewan tersebut pada 2018.Perusahaan itu juga melibatkan para insinyur dari perusahaan teknologi ternama lainnya, termasuk Google Research dan Microsoft Research.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China identifikasi mekanisme tahan dingin pada buah kiwi
Indonesia
•
05 Mar 2023

52 persen populasi global derita sakit kepala setiap tahun, 14 persen alami migrain
Indonesia
•
12 Apr 2022

Fokus Berita – Taiwan mantapkan posisi sebagai pemain semikonduktor dunia
Indonesia
•
10 Aug 2024

Memasuki musim berkembang biak, kawanan antelop Tibet memulai migrasi tahunan
Indonesia
•
06 May 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
