
Pesawat C919 China kantongi izin untuk produksi massal

Jet C919 ambil bagian dalam unjuk terbang (flying display) di Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional China (China International Aviation and Aerospace Exhibition) ke-14 di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 8 November 2022. (Xinhua/Lu Hanxin)
Pesawat C919 buatan China melakukan penerbangan perdananya yang sukses pada 2017, kemudian memperoleh sertifikat tipe (type certificate) pada akhir September lalu, yang menunjukkan bahwa desain C919 telah memenuhi standar kelaikan terbang dan persyaratan lingkungan.
Shanghai, China (Xinhua) – C919, pesawat jet penumpang berukuran besar yang dikembangkan secara mandiri oleh China, menerima sertifikat produksinya pada Selasa (29/11), yang berarti model tersebut sudah dapat memasuki produksi massal.Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC), pengembang C919, mengantongi sertifikat tersebut dari Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC) Administrasi Regional China Timur (East China Regional Administration).Pesawat C919 buatan China melakukan penerbangan perdananya yang sukses pada 2017. Pesawat itu kemudian memperoleh sertifikat tipe (type certificate) pada akhir September lalu, yang menunjukkan bahwa desain C919 telah memenuhi standar kelaikan terbang dan persyaratan lingkungan.Pesawat C919 pertama diharapkan akan dikirim ke maskapai China Eastern Airlines pada Desember mendatang.PesananCommercial Aircraft Corporation of China, Ltd. (COMAC) beberapa waktu lalu mengatakan telah menerima 300 pesanan baru untuk pesawat jet C919 dalam Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional China ke-14, yang juga dikenal sebagai Airshow China.Pesanan baru untuk pesawat jet berukuran besar pertama buatan China tersebut datang dari tujuh perusahaan leasing domestik, yaitu China Development Bank Leasing, ICBC Leasing, CCB Financial Leasing, BOCOM Leasing, CMB Financial Leasing, SPDB Financial Leasing, dan Suyin Financial Leasing, kata produsen pesawat China itu pada 8 November lalu.C919 berpartisipasi dalam unjuk terbang (flying display) di Airshow China yang digelar di kota pelabuhan Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, dan menarik perhatian berbagai perusahaan penerbangan sipil domestik maupun internasional.
Foto yang diabadikan pada 18 Juli 2022 ini menunjukkan uji terbang C919, pesawat jet berukuran besar pertama buatan China, di wilayah Pucheng, Provinsi Shaanxi, China barat laut. (Xinhua/Ding Ting)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik-turun jelang pertemuan negara konsumen tentang rilis stok
Indonesia
•
01 Apr 2022

China akan jadi pasar barang mewah terbesar di dunia pada 2025
Indonesia
•
22 Jan 2022

IEA: Investasi efisiensi energi global harus tiga kali lipat pada 2030
Indonesia
•
13 Jun 2023

Inflasi Juli 2025 tetap terjaga
Indonesia
•
01 Aug 2025


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
