
Helikopter tabrak atap hotel di Australia, pilot tewas di tempat

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini menunjukkan lokasi sebuah helikopter menabrak atap hotel di Far North Queensland, Australia, pada 12 Agustus 2024. (Xinhua/Wang Zhaojun)
Pilot helikopter yang menabrak atap sebuah hotel di Far North Queensland, Australia, pada Senin (12/8) dini hari, meninggal dunia, sementara dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, menurut kepolisian dan media setempat.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Pilot helikopter yang menabrak atap sebuah hotel di Far North Queensland, Australia, pada Senin (12/8) dini hari, meninggal dunia, sementara dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, menurut kepolisian dan media setempat.Layanan darurat dipanggil ke persimpangan The Esplanade dan Florence Street di Cairns sekitar pukul 01.50 pagi waktu setempat menyusul laporan tentang helikopter bermesin ganda yang menabrak atap sebuah hotel, ungkap Dinas Kepolisian Queensland dalam pernyataannya.Pilot sekaligus satu-satunya orang yang berada di dalam helikopter nahas tersebut ditemukan dan dinyatakan tewas di tempat kejadian, kata polisi.Kecelakaan tersebut menyebabkan kebakaran di atap hotel, dan evakuasi dilakukan di bangunan hotel tersebut sebagai tindak pencegahan. Tidak ada korban luka di antara orang-orang yang berada di bangunan hotel, menurut kepolisian tersebut.Polisi telah mengumumkan keadaan darurat di sekitar Hotel DoubleTree by Hilton di Cairns Esplanade dan mengevakuasi hingga 400 orang pascakecelakaan tersebut, menurut lembaga penyiaran Australia ABC News.Dua pasien lainnya, yakni seorang pria berusia 80-an tahun dan seorang wanita berusia 70-an tahun, dilarikan ke Rumah Sakit Cairns karena menghirup asap kebakaran.Pilot helikopter tersebut diketahui melakukan penerbangan "tanpa izin," lapor ABC News mengutip Nautilus Aviation, perusahaan yang dikenal menawarkan layanan tur dan penyewaan pesawat pribadi."Nautilus Aviation saat ini bekerja sama dengan Kepolisian Queensland, Biro Keselamatan Transportasi Australia, dan sejumlah pihak berwenang lainnya untuk menyelidiki penggunaan tanpa izin salah satu helikopter kami pada dini hari tadi," papar perusahaan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Praktik hegemonik AS adalah akar penyebab risiko keamanan
Indonesia
•
08 Jun 2023

COVID-19 – WHO sebut varian baru COVID-19 B.1.640 belum jadi ancaman
Indonesia
•
08 Jan 2022

Jajak pendapat: 68 persen warga jepang dukung diplomasi yang lebih independen dari AS
Indonesia
•
27 Apr 2025

China desak Jepang berhati-hati dalam pernyataan dan tindakan militer
Indonesia
•
07 Dec 2022


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026
