
Masa depan politik PM Jepang hadapi ketidakpastian di tengah ketegangan internal partai

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, yang juga merupakan presiden Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa di Jepang, bertemu awak media di kantor pusat LDP di Tokyo, Jepang, pada 20 Juli 2025. (Xinhua/Pool/Franck Robichon)
PM Jepang Shigeru Ishiba menghadapi titik balik politik yang krusial seiring ketidakpuasan internal dalam Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa mengancam mengguncang kepemimpinannya.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba menghadapi titik balik politik yang krusial seiring ketidakpuasan internal dalam Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa mengancam mengguncang kepemimpinannya.Surat kabar Mainichi pada Rabu (23/7) melaporkan bahwa Ishiba telah menyampaikan kepada orang-orang kepercayaannya perihal niatnya untuk mengundurkan diri pada Agustus mendatang, setelah tinjauan internal LDP terkait kekalahan telak dalam pemilihan anggota Dewan Penasihat (House of Councillors) Jepang.Ishiba mengonfirmasi bahwa Jepang dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan untuk menetapkan tarif di angka 15 persen, termasuk tarif yang berlaku saat ini.Saat ditanya apakah kesepakatan tarif itu akan memengaruhi keputusannya untuk tetap menjabat sebagai PM, Ishiba menyatakan bahwa "saya tidak bisa memberikan pernyataan sampai saya sudah benar-benar menelaah isi dari kesepakatan tersebut."Ishiba diperkirakan akan bertemu dengan tokoh-tokoh senior LDP pada Rabu untuk membahas masa depan politiknya.Sementara itu, Divisi Pemuda LDP mengadakan pertemuan darurat secara daring dengan cabang-cabang partai regional. Banyak pengurus daerah semakin frustrasi dengan kepemimpinan partai, dan seruan agar Ishiba mengundurkan diri kian menguat, lapor media setempat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China dan ASEAN sepakat tingkatkan kemitraan strategis komprehensif ke level baru
Indonesia
•
23 Feb 2023

Wawancara: PM Pakistan sebut Pakistan dan China miliki takdir bersama
Indonesia
•
04 Nov 2022

Laporan: Ekspansi NATO ke Asia "sumber dari ide-ide buruk"
Indonesia
•
04 Aug 2023

Meski dikritik Netanyahu, kanselir Jerman tetap pertahankan keputusan embargo senjata ke Israel
Indonesia
•
12 Aug 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
